MAJA BARUS. MEDAN. Suku Batak sejak lama dikenal telah dianugerahi kearian lokal yang bernama Dalihan Natolu. Dalihan Natolu ini mengajarkan tentang adat yang harus dijaga dalam silsilah keturunan atau tarombo marga-marga Batak yang salah satu diantaranya marga panjaitan dengan maksud untuk menjaga kesatuan anak cucu keturunan Raja Panjaitan.

Hal ini disampaikan oleh Walikota Medan (Drs HT Dzulmi Eldin S MSi) pada saat Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan Dohot Boruna di Tiara Convention Center Jl. Cut Mutia Medan [Minggu 28/2].




Selanjutnya, kata Walikota, Pesta Bona Taon ini merupakan perwujudan rasa syukur atas berkat dan rahmat Tuhan kepada seluruh keturunan Raja Panjaitan dimanapun berada mereka saat ini, apapun profesi dan status sosialnya merupakan salah satu marga yang cukup di kenal di Nusantara ini.

Pada kesempayan ini, Walikota, mengajak semua marga panjaitan menjadikan ajang pesta Bona Taon ini sebagai kesempatan untuk berkumpul dan saling melepas rindu sekaligus membangun silaturrahmi untuk mempererat hubungan satu yang lebih ke depan.

Sebelumnya, ketua panitia (Herbert Panjaitan) mengucapkan terima ksihnya atas kehadiran Walikota pada acara Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan Dohot Boruna. Pada acara tersebut Walikota Medan (Dzulmi Eldin) diberikan ulos sebagai ungkapan penghormatan marga Panjaitan kepada Walikota Medan.

Hadir pada acara Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan antara lain, Ketua Komisi 3 DPRI (Tri Media Panjaitan), Bupati Humbahas (Dorman Banjarnahor), anggota DPRD Medan (Boydo Panjaitan), Dirut RS Pirngadi (Suryadi Panjaitan), Ketua Umum Punguan Raja Panjaitan dohot boruna (Pandapaton Panjaitan) serta seluruh pengurus dan anggota.








Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.