Lagu yang berjudul Engkai Maka Aku Tubuh pada mulanya dikenal publik luas di kalangan Suku Karo melalui vokal Merry br Tarigan di dalam sebuah album Mery beru Tarigan bersama Alm. Jusup Sitepu tahun 1980an. Di masyarakat, lagu ini bisa dikatakan kurang banyak dibicarakan. Bisa jadi karena kurang sering dinyanyikan di acara-acara live show seperti pesta tahunan di desa-desa Karo.

Pertanyaannya bukanlah mengapa kurang sering dinyanyikan. Melainkan, mengapa lagu ini kurang populer, tapi ketika dinyanyikan oleh Mery beru Tarigan di sebuah acara pesta tahunan secara live, hampir semua warga kampung memberikan sumbangan uang padanya (lihat video pertama dari atas).







Bercermin pada perasaan saya sendiri terhadap lagu ini, kiranya lagu ini sangat membekas di hati orang-orang segenerasi saya yang di tahun-tahun 1980an memasuki masa remaja. Memang harus diakui, rasa dari lagu ini sudah menyatu dengan vokal Mery beru Tarigan. Sehingga serasa tak mungkin digantikan oleh suara siapapun untuk “memanggil” rasa yang terkandung di lagu itu.

Tapi, saya harus cepat-cepat merubah asumsi itu ketika bertemu clip ini. Ratna beru Sitepu yang punya suara merdu dan piawai membawakan berbagai lagu pop Karo tahun 1970-1980an. Saya akan menulis khusus penikmatan saya atas penampilan-penampilan Ratna beru Sitepu dan Linda beru Sitepu yang untuk saya adalah sebuah anugerah bagi seni vokal Karo.

Untuk kali ini, mari kita nikmati suara live dari Mery beru Tarigan (video atas) dan Ratna Sitepu (video bawah) yang sama-sama menyanyikan lagu Engkai Maka Aku Tubuh [Ku Doni Enda] (Mengapa Aku Terlahir [Ke Dunia Fana Ini]).









Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.