JEBTA B. SITEPU. SIBOLGA. Rumah kediaman Pahlawan Nasional (Ferdinand Lumbantobing atau disingkat FL Tobing) di Sibolga dijadikan sebagai rumah perjuangan Komunitas Relawan Sibolga Djoss (Kawan Si Djoss).

Andre Malau selaku ketua Kawan Si Djoss mengatakan, alasan mereka menggunakan kediaman Pahlawan Nasional Ferdinand Lumbantobing sebagai rumah perjuangan karena ingin mengambil semangat perjuangan FL Tobing memenangkan pasangan Djarot Sihar (Djoss) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 ini. Atas dasar itulah, mereka memilih rumah bekas Kediaman pahlawan nasional FL Tobing sebagai rumah pemenangan.

“Karena kita ingin memenangkan Djoss untuk Pilkada Sumut. Jadi kita memilih rumah ini sebagai tempat perjuangan kita. Dan salah satu penggerak Kawasan Si Djoss adalah cucu kedua FL Tobing,” terangnya hari ini [Selasa 6/3] di Sibolga.







Selain ingin mengambil semangat perjuangan FL Tobing dalam perjuangan memenangkan pasangan nomor urut dua tersebut, Kawan Si Djoss yang terdiri dari para pemuda itu juga berharap, agar pasangan Djarot Sihar nantinya memberikan perhatian khusus pada Sibolga.

Selama ini, banyak yang terabaikan di Sibolga. Padahal, kota tua ini memiliki kekuatan sejarah dalam kemerdekaan bangsa.

“Secara khusus perjuangan FL Tobing sebagai pahlawan nasional. Harapan kita semua dibenahi, termasuk rumah Sakit FL Tobing yang kita harapkan sebagai rumah sakit rujukan di Pantai Barat. Termasuk Bandara FL Tobing sebagai bandara yang melayani kawasan Pantai Barat juga,” paparnya.

Sementara itu, Henry Tobing selaku keturunan dari FL Tobing mengatakan, rumah itu dulunya adalah rumah kediaman FL Tobing yang pernah menjabat 4 kali sebagai menteri.




FL Tobing sendiri memiliki perjuangan yang sangat besar. Henry berharap, dengan kehadiran Sihar Sitorus di rumah kediaman FL Tobing, maka perjuangan yang dilakukannya dulu dapat dilanjutkan kembali. Khususnya dalam mensejahterakan masyarakat Sumut.

“Kita berharap dengan dijadikannya rumah ini sebagai rumah perjuangan pasangan Djoss, maka  perjuangan untuk perubahan Sumut yang lebih baik dapat terwujud. Karena rumah ini merupakan petuah bagi kami. Hampir seluruh pemimpin daerah sudah pernah ke sini, tetapi belum ada juga perubahan untuk Sibolga. Dengan dijadikannya rumah ini sebagai rumah pemenangan maka perubahan itupun terjadi,” paparnya.

Menurut Sihar Sitorus, perjuangan FL Tobing adalah perjuangan yang sangat besar. Bukan hanya sekedar memerdekakan Indonesia dari penjajah, tetapi juga perjuangan membangun kesejahteraan masyarakat. Hal itu katanya, harus diteladani sebagai dasar untuk membangun Sumut. Karena, apabila Sumut ini tidak dibangun dan dibenahi, maka perjuangan para pahlawan akan terasa sia-sia.

“Karena itu perjuangan untuk perubahan Sumut kearah yang lebih baik harus dilakukan secara bersama sama. Termasuk pembenahan rumah sakit dan bandara,” katanya.


Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.