EMMY F. PURBA. JUHAR. Kementrian Pertanian Pusat melakukan supervisi dan monitoring terhadap pertanaman padi sawah di Desa Sugihen (Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo) [Selasa 13/3: sekitar 14.00 WIB]. ‎Supervisi dan Monitoring ini dilakukan untuk mengetahui apa saja kebutuhan, kendala dan waktu yang dibutuhkan dalam proses penanaman padi sawah di Desa Sugihen.

Pihak Kementrian Pusat dan rombongan mengharapkan, dengan mengetahui dan mengatasi hal itu, bisa ditingkatkan kuantitas dan kualitas penanaman padi sawah Desa Sugihen. ‎

Mengapa Desa Sugihen?




Beras Desa Sugihen terkenal denga kualitasnya yang super dan laris di pasaran. Lokasi survei adalah sawah milik Nd Gibrael Br Ginting dan Bapak Mega Sembiring yang digarap oleh Lindung Sembiring dan Sudi Br Sembiring. ‎Dari hasil survei ini, bisa disimpulkan bahwa penanaman padi sawah di Desa Sugihen memenuhi target yaitu 5 kali dalam jangka waktu setahun dengan hasil yang memuaskan. ‎

Dalam kesempatan itu, warga desa menyempatkan diri menyampaikan aspirasi akan kebutuhan mereka terhadap peralatan mesin pertanian dan pembangunan saluran-saluran irigasi agar air bisa masuk ke sawah secara maksimal. Peralatan mesin pertanian ini dibutuhkan dalam proses panen padi sampai ke dalam bentuk beras nantinya. Peralatan mesin tersebut meliputi mesin giling perontok padi, mesin kipas, dan mesin kilang padi.

‎Kementrian Pertanian Pusat menyarankan agar produksi padi sawah Desa Sugihen bisa lebih ditingkatkan lagi, salah satu solusi yang diberikan oleh tim adalah dengan menyemai bibit padi di luar area penanaman sehingga, ketika padi sudah dipanen, bisa langsung ditanam kembali. Sehingga hasil panen nanti lebih meningkat dari biasanya.








Leave a Reply