Bersihkan Gunungan Sampah di Jalan Masuk TPA Terjun

0
186

JEBTA B. SITEPU. MEDAN. Momen hari libur digunakan jajaran Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan untuk melakukan pembersihan di seputaran jalan masuk menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun Jl. Marelan Raya Pasar V, Kelurahan Terjun (Medan Marelan) [Jumat 29/3].

Selain sampah yang menumpuk serta beserakan di pinggiran jalan, drainase tersumbat juga menjadi objek dalam pembersihan tersebut.

Pembersihan dipimpin oleh Wali Kota Medan (Drs H T Dzulmi Eldin S MSi) diwakili oleh Kadis DKP Kota Medan H M Husni. Selain menurunkan puluhan pekerjanya, pembersihan juga didukung sejumlah alat berat milik Dinas DKP seperti backoeloader dan skidloader. Di samping itu juga belasan truk yang digunakan untuk mngangkuti sampah hasil pembersihan.




Dikatakan oleh Husni, pembersihan ini dilakukan karena kondisi seputaran jalan masuk menuju TPA Terjun sangat memprihatinkan dan kumuh lantaran sudah bertahun-tahun tak pernah disentuh pembersihan. Di kanan dan kiri jalan dipenuhi tumpukan sampah yang menggunung sehingga menebarkan aroma tidak sedap.

“Selain sudah lama tidak dibersihkan, kondisi ini terjadi akibat banyak pemulung yang melakukan pembongkaran sampah di seputaran jalan masuk. Mereka mencari sampah yang laku untuk dijual, sedangkan sampah tak ada nilai jual dibiarkan begitu saja sehingga berserakan dan lama kelamaan menggunung,” kata Husni.

Apalagi, tambah Husni, tumpukan sampah menimbulkan bau yang sangat menyengat hidung sehingga mengganggu kenyamanan warga sekitar, terutama pada saat hujan deras turun.

“Untuk mengatasinya, makanya kita hari ini melakukan pembersihan meskipun tanggal merah. Kita ingin seputaran jalan masuk menuju TPA terlihat bersih dan tertata dengan baik,” ungkapnya.

Mulai sejak pagi, pembersihan jalan masuk menuju TPA pun dilakukan. Sekitar 75 pekerja diturunkan oleh Husni untuk membersihkan seputaran tempat pembuangan sampah yang menampun sampah dari 21 kecamatan di Kota Medan. Selain dengan cara manual mempergunakan cangkul dan penggaruk, pembersihan sampah juga menggunakan 3 alat berat.

Dengan penuh semangat para pekerja bahu-membahu membersihkan sampah dan drainase yang ikut tersumbat akibat permukaannya dipenuhi sampah. Selanjutnya dengan menggunakan belasan truk, seluruh sampah dan lumpur diangkut dan dibuang di TPA. Kerja keras yang dilakukan pun membuahkan hasil, tumpukan sampah berhasil dibersihkan dan drainase tersumbat pun sudah bersih kembali.

Usai melakukan pembersihan, Husni pun minta kepada para pekerja yang bertugas di TPA Terjun untuk selalu menjaga kebersihan. Mantan Kadispenda Kota Medan itu pun melarang ada penurunan sampah di pinggir jalan masuk TPA.

“Seluruh sampah yang diangkut truk harus dibuang di TPA,” tegasnya.

Kemudian tegas Husni, para pekerja juga harus mengawasi dengan ketat dan melarang pemulung untuk membongkar sampah di pinggiran jalan. Selain akan menyebabkan timbulnya kembali gunungan sampah, juga akan mengganggu akses jalan masuk menuju TPA.

“Marilah kita tumbuhkan budaya tertib agar semua dapat berjalan dengan lancar dan sebagaimana yang seharusnya demi kenyamanan bersama. Kalau kawasan TPA Terjun bersih, kita pun tentunya enak bekerja dan warga sekitar pun merasa lebih nyaman,” harapnya.








Leave a Reply