NATALIE SEMBIRING. MEDAN. Wali Kota Medan, Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si diwakili Kadis Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat, ATD, MT, Memimpin Rapat Forum Lalu Lintas [Jumat 6/4] di Ruang Rapat II, Kantor Wali Kota Medan. Rapat itu membahas soal penindakan pelanggaran Lalu Lintas.

Dalam Rapat yang diikuti perwakilan Ditlantas Poldasu Medan, Kompol. Widodo, dari AKP. Merry, dan Kabid Statistik, Drs Harunsyah dibahas persoalan bus – bus Antar Provinsi yang parkir di pinggiran jalan.

Menurut Kadis Perhubungan, bus-bus besar dari Aceh sering terlihat parkir di pinggiran Jalan Asrama. Ini berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas juga kemacetan. Dia mengatakan, pihaknya sudah sering melakukan penertiban, namun ternyata supir – supir masih membandel.







“Kita tidak akan menyerah. Tentu akan tetap kita tertibkan,” ucapnya.

Selain persoalan Bus itu, Renward juga menyampaikan persoalan pedagang kaki lima yang menjual pulsa. Para Pedagang yang menggunakan Kendaraan Roda Empat ini, bukan saja berjualan di badan jalan, tetapi juga di trotoar.

Menurut Renward, persoalan ini terjadi di berbagai kecamatan di Medan. Di antara di Jalan Jamin Ginting, di SM Raja, termasuk Pasar Merah. Dikatakannya, pihaknya sudah sering juga melakukan penertiban. Bahkan ada kendaraan pedagang harus sempat ditahan di Kayu Putih.

“Dan sudah pasti, kita akan terus melakukan penertiban untuk benar-benar menimbulkan Efek Jera bagi pedagang yang memakai trotoar jalan itu,” ungkapnya.

Dalam rapat itu Renward mengharapkan agar pihak kecamatan juga dapat memperhatikan persoalan ini. Karena persoalan Bus Besar yang parkir di pinggir jalan maupun penjual pulsa di atas trotoar itu juga terjadi di wilayah kecamatan.

“Kita akan memperkuat koordinasi dengan kecamatan agar persoalan-perosalan ini bisa teratasi, terutama terdeteksi sejak dini,” ucap Renward.








Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.