Tuh kan, benar… sudah jelas-jelas aksi mereka mempolitisasi agama! Jika ada yang tidak sesuai dengan syahwat politiknya, walau pun itu seruan Ulama, mereka tidak akan peduli. Heran, sudah terang-benderang begini tapi masih ada saja yang percaya aksi bela agama versi mereka.

Makanya para koruptor, politisi busuk, mafia proyek, bandar narkoba, teroris, dan seterusnya, tidak suka dengan pemerintah sekarang ini. Segala upaya mereka lakukan demi meraih kekuasaan.

Tak peduli agama dijadikan alat politik, selama masih ada masyarakat bodoh yang dapat dikelabui. Jika mereka berpikiran sehat, tentunya akan ber-fastabiqul khairat, berkompetisi dengan menampilkan prestasi kerja.







Tapi coba lihat sekarang, sejak produsen hoax Saracen dan MCA ditangkap polisi, perannya diambil alih oleh petinggi mereka, sehingga sering membuat kegaduhan. Cara murah meriah dalam menjatuhkan lawan politiknya.

Maka kita diingatkan Allah Swt untuk berhati-hati dengan kelakuan orang-orang seperti mereka ini:

Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. Dan bila dikatakan kepada mereka: “Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi”. Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan”. Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.”
(QS. al-Baqarah, 2 : 10-12).








Advertisements

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.