EMMY F. PURBA. MEDAN. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan melanjutkan penanggulangan  longsor di Jalan Petunia Raya, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan [Kamis 3/5].  Setelah menyusun lempengan betong di dinding sungai, pengerjaan dilanjutkan dengan perbaikan bahu jalan yang amblas bersamaan dengan longsornya dinding sungai.

Sejak kemarin  puluhan pekerja Dinas PU dibantu satu unit  mobil crane  sibuk menyusun lempengan beton  di dinding sungai. Prosesi penyusunan diupayakan secepatnya mengingat curah hujan belakangan ini cukup tinggi. Dikhawatirkan, pasca longsor terjadi, hujan ditengarai dapat memicu terjadinya longsor susulan.

“Lihat saja bekas longsor itu sangat rentan longsor kembali. Jika dinding sungai tidak cepat kita tahan dengan lempengen beton, maka tidak tertutup kemungkinan longsor susulan akan kembali terjadi mengingat intensitas hujan belakangan ini cukup tinggi,” kata Kadis PU Khairul Syahnan.

Itu sebabnya sejak pagi penyusunan lempengen betong kembali dilanjutkan. Satu persatu lempengen beton disusun sehingga menyerupai tembok sebagai penahan tanah agar tidak longsor. Berkat kerja keras yang dilakukan, penyusunan lempeng beton pun rampung. Kini tinggi lempengan beton sudah sejajar dengan permukaan jalan.

Alhamdulillah  berkat kerja keras yang dilakukan, penyusunan lempeng beton telah rampung dilakukan. Dengan kondisi seperti ini, insha Allah kecil kemungkinan terjadinya longsor kembali, sebab dinding sungai sudah tertahan dengan lempengan beton,” jelasnya.

Langkah selanjutnya, jelas Syahnan, melakukan perbaikan bahu jalan yang amblas menyusul longsor tersebut.  Pasalnya, longsor yang terjadi beberapa hari lalu menyebabkan separuh badan jalan ikut amblas.  Oleh karenanya bekas longsor harus ditimbun dan dikeraskan kembali agar bisa dilalui kenderaan bermotor.

“Usai menyusun lempengan beton, kita lanjutkan dengan perbaikan bahu jalan dengan menggunakan cover slab. Seperti  instruksi yang telah disampaikan  Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi, penanggulangan longsor harus secepatnya diselesaikan sehingga tidak mengganggu aktifitas warga sekitar,” jelas Syahnan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Wali Kota langsung memerintahkan Dinas PU segera turun tangan menanggulangi longsor yang terjadi Jalan Petunia Raya. Wali Kota khawatir longsor susulan bakal terjadi kembali  apabila tidak cepat ditangani. Sejak kemarin [Rabu 2/5], penanggulangan longsor pun dilakukan dipimpin langsung oleh Kadis PU.







Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.