ADINDA DINDA. MEDAN — Menindaklanjuti rencana reviltalisasi Pasar Inpres Bakti, PD Pasar menggelar sosialisasi dengan mengundang seluruh pedagang di Wisma Umum Jl. A.R. Hakim, Medan [Jumat 4/5]. Sosialisasi ini dihadiri oleh Dirut PD Pasar (Rusdi Sinuraya), Dirop (Yohyi Anwar), perwakilan dari Polsek Medan dan Koramil.

Dalam sosialisasi tersebut, Dirut PD Pasar meyakinkan pedagang tentang penting revitalisasi ini.

Dia juga menjamin pedagang sama sekali tidak akan dirugikan dalam revitalisasi ini. Dia menegaskan, dalam proses penampungan maupun kembali ke tempat semula, pedagang sama sekali tidak akan dipungut bayaran.







Dkatakannya, Pemko Medan dengan persetujuan DPRD Medan telah mengalokasikan anggaran untuk revitalisasi pasar ini. Pada tahun ini ada tiga pasar yang telah ditampung anggaran di APBD, yakni Pasar Jawa Belawan, Muara Takus, dan Pasar Inpres Bakti. Untuk, Pasar Jawa dan Muara sudah selesai sosialisasi dan para pedagang dapat menerima sosialisasi itu.

“Kita berharap pedagang Pasar Bakti juga dapat mengerti dan menerima agar revitalisasi yang merupakan program pemeritah ini dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Dalam sesi tanya jawab, beberapa pedagang mempertanyakan apakah mereka juga akan mendapatkan kios, meja, beserta kunci. Selain itu mereka juga ingin ada jaminan hitam di atas putih.

Rusdi Sinuraya kembali menegaskan, pedagang tidak usah khawatir. Sebanyak 543 pedagang yang selama ini berjualan di Pasar Bakti akan mendapat ruang dan tempat berjualan kembali. Dia juga menyatakan bersedia memberi jaminan hitam di atas putih.

Di akhir sosialisasi  para pedagang mengatakan, mereka akan mendukung revitalisasi ini sepanjang pedagang tidak dirugikan.







Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.