HELEN TARIGAN. BERASTAGI — Hujan deras menghiasi Pasar Roga (Simpang Jung Aji, Berastagi) hari ini [Senin 7/5]. Tapi, ini bukan menjadi alasan bagi para penjual dan pembeli untuk tidak beraktivitas. Demikian reporter anda juga menggabungkan diri dengan pertukaran hasil-hasil panen pertanian di pasar sayur ini.

Pantauan SORA SIRULO menunjukkan adanya kestabilan harga hasil pertanian secara umum, meski untuk tomat terjadi kenaikan sejak seminggu terakhir ini.







Harga tomat mengalami kenaikan dalam seminggu ini secara bertahap setelah beberapa bulan sebelumnya sangat anjlok. Di masa sebelum kenaikan harga itu, hasil panen tomat sempat membanjiri pasar-pasar di Dataran Tinggi Karo sehingga harganya menjadi turun drastis.

Tidak jarang para petani harus membuang hasil panen tomat mereka sebelum dibawah ke pasar setelah mendengar harganya yang sangat tidak setimpal dengan pengeluaran. Kondisi ini membuat petani merugi berat. Jangankan mengharapkan modal kembali, gaji pekerja (aron) saja tidak terbayarkan lagi.

Hal inilah yang menyebabkan banyak petani tomat tidak lagi merawat tanaman mereka karena terkendala biaya perawatan tanaman. Mungkin inilah yang menyebabkan harga tomat melonjak naik seminggu terakhir ini karena ketiadaan stock di pasar.

Hari ini, harga tomat melonjak menjadi Rp.5 ribu/ kg di Pasar Roga dari Rp 3 ribu/ kg pada Hari Sabtu kemarin dulu.

Adapun harga sayur mayur lainnya hari ini hampir semuanya sama dengan harga pada Hari Sabtu kemarin dulu.

Kol bunga Rp 3 ribu/kg

Brokoli Rp 3.800-4.000/ kg

Cabe merah Rp. 23 – 24 ribu/kg

Kol Rp 1.800 – 2.000/ kg

Buncis Rp 4 ribu/ kg

Sayur putih Rp 1.200/ kg

Sawi botol Rp 3 ribu/ kg

Sayur pahit Rp 4000 – 4.500/ kg







Leave a Reply