Minggu pagi dikabarkan terjadi serangkaian pengeboman gereja yang memakan korban jiwa di kawasan Surabaya. Sungguh tindakan yang brutal dan biadab terhadap kemanusiaan. Padahal, tak ada SATU pun agama yang mengajarkan hal demikian. Semenjak HTI dibubarkan, rasa-rasanya dendam kesumat mereka makin merajalela.

Nampaknya, main kayu alias kekerasan brutal sudah mulai diterapkan oleh mereka.




Inilah yang seharusnya kita LAWAN, karena atas ulah mereka, kesucian semua agama jadi ternoda. Dengan adanya peristiwa ini, apakah anda masih meremehkan dan memandang sebelah mata, terhadap para Banser yang menjaga gereja?




Banser bukanlah “anjing” gereja, seperti halnya hinaan yang sering kalian lontarkan.

Banser adalah penjaga utama NKRI, dari anjing teroris yang merusak nama baik agama.

Maka dari itu, atas nama kemanusiaan, para Banser menjaga tempat-tempat ibadah, yang sering menjadi sasaran pengeboman oleh anjing teroris berkedok agama. Surabaya sebagai Kota Pahlawan kecolongan, Surabaya sebagai kota toleran menjadi korban.

Radikalis sekarang sudah menampakkan wujud aslinya, tinggal bagaimana kita menyikapinya.

LAWAN ATAU NEGARA KITA DISURIAHKAN.

Salam Jemblem



Leave a Reply