Andi tolong berhentilah menghina agama Allah SWT. Apa yang terjadi selama ini bukan salah Islam, tapi salah “oknum” yang telah keliru total dalam menafsirkan maksud Allah SWT yang tertuang dalam Al-Qurannul karim. Memang benar ada ayat-ayat perang dan anjuran untuk membunuh kafir secara terang-terangan, tapi bukan begitu maksud Allah SWT.

Lalu maksudnya bagaimana agar oknum tidak salah tafsir?




Begini, kita harus membuat penilaiaan secara adil, terutama saat menulis penilaiaan pada mereka yang melakukan aksi bom bunuh diri sambil teriak takbir. Jelas mereka adalah golongan yang tersesat di mata Allah SWT. Selain ayat bunuh Allah SWT juga tidak lupa menuliskan ayat-ayat cinta dalam Al-Quran.

Kalau tidak percaya cobalah anda mengkaji Al-quran dengan terlebih dahulu membersihkan hati anda dari prasangka dan praduga bersalah.

Itu penting agar anda bisa menemukan cahaya pengetahuan dalam Al-quran, jika tidak maka anda juga bisa tersesat dan salah tafsir. Akibatnya, anda gagal paham dengan maksud Allah SWT yang sangat mulia.

Setelah mendengar nasehat serius dari para pemuja Allah SWT, saya bukannya semakin tercerahkan. Justru malah bertanya mengapa mereka begitu percaya diri di atas kebohongan yang sudah menjadi fossil dalam sejarah. Sementara mereka sedang hidup di abad informasi dan science modern.

Yang sudah memberikan begitu banyak kemudahan dalam hidup tanpa harus repot baca mantra kehidupan sambil salto. Tinggal buka Internet dengan kecepatan Buriq anda bisa langsung mengetetahui apa yang terjadi di pojok Afrika Selatan.

Artinya, Andi akan terus berusaha menjadi manusia apa adanya dan seutuhnya. Bersaing dengan kecoa buntung yang tidak perlu banyak alasan agar eksistensinya diakui oleh dunia.

Demikian semoga lebih banyak lagi species kecoa bunting yang bisa menikmati hidupnya tanpa harus mati terlebih dahulu.

Bpk Salto Indonesia
Andi Safiah







Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.