Humanis liberal memandang bahwa spirit kemanusiaan ada pada setiap individu. Bagi mereka, hukum tertinggi adalah melindungi kebebasan setiap Individu. Ini pula yang ditentang oleh agama monotheistik, bahwa hukum tertinggi ada di tangan Tuhan. Soal apakah Tuhan benar-benar punya tangan itu urusan FPI.

Humanis sosialis memandang bahwa spirit kemanusiaan itu bersifat kolektif koligial.

Hukum tertinggi dari seorang humanis sosialis adalah melindungi semangat kesetaraan. Bagi mereka, kesetaraan adalah bawaan manusia sejak orok. Nah, ini juga ditentang oleh pasukan langit yang nabinya lagi buron akibat skandal mesum kandang kambing bersama bidadari Firza.

Humanis evolusioner memandang bahwa manusia adalah mahluk yang senantiasa bergerak dinamis. Dia bisa menjadi sangat tolol (subhuman) atau bisa menjadi sangat cerdas (superhuman). Itu tergantung pada dirinya sendiri. Hukum tertinggi bagi humanis evolusioner adalah mencegah manusia menjadi idiots akibat dehidrasi pengetahuan dan terus menerus mendorong agar level manusia bisa terus menerus up grade pada level super human. Ini pun ditentang oleh pasukan Allah karena menganggap cita-cita tersebut melanggar sunnatullah.

Jadi, kesimpulannya, di hadapan ajaran satu ini apapun menjadi salah, karena kesalahan struktur berpikir akibat dehidrasi pengetahuan sejak Zaman Batu hingga Zaman Kuda.

Bpk Humanis LSE
Andi Safiah



Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.