MAJA BARUS. MEDAN. Setiap Lurah dan Kepling wajib mengenal wilayah dan dinamika yang berkembang di masyarakat. Koordinasi antara Kepling, Lurah, dan Camat harus terus berjalan. Hal ini dikatakan oleh Wakil Walikota Medan (Ir. H. Akhyar Nasution MSi) dalam Safari Ramadhan Pemko Medan di Masjid Al Ikhlas, Jl. Umar, Medan Timur [Sabtu 26/5: Petang].

“Jika ada persoalan dan tidak bisa teratasi oleh Kepling segera koordinasi ke Lurah, begitu juga Lurah ke Camat. Jangan sampai ada masalah yang dibiarkan berlarut-larut,” sebut Wakil Wali Kota.




Pada bagian lain, Wakil Wali Kota menyampaikan, banyak kreativitas yang bisa dilakukan untuk memakmurkan umat. Kreativitas ditambah dengan kemauannya yang kuat semua bisa dilakukan.

Turut hadir Wakil Ketua TP PKK (Hj. Nurul Khairani), Camat Medan Timur (Drs. Parulian Pasaribu MSi), para Lurah dan Kepala Lingkungan di wilayah tersebut, Ketua BKM Al Ikhlas (Zainuddin Tanjung) dan segenap warga dan jamaah.

Selain berbuka puasa bersama, Program Safari Ramadan Pemko Medan ini juga ditandai dengan penyerahan bantuan sebesar Rp 40 juta kepada BKM Al Ikhlas. Bantuan Pemko Medan ini diserahkan oleh Wakil Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si kepada Ketua BKM Al Ikhlas. Di samping itu, juga diserahkan bingkisan berupa kain sarung dan uang kepada anak yatim piatu oleh Wakil Wali Kota didampingi Wakil Ketua TP PKK, Hj. Nurul Khairani.

Wakil Wali Kota menyebutkan, melalui Safari Ramadan, seluruh jajaran Pemko Medan dapat lebih leluasa berbagi informasi pembangunan baik dari Pemko Medan kepada warga. Begitu juga sebaliknya. Apalagi saat ini, lanjutnya, banyak media yang dapat digunakan warga dalam menyampaikan aspirasi pembangunan.

Wakil Wali Kota mengajak warga Kecamatan Medan Timur untuk terus memelihara kerukunan antar umat beragama. Kemudian selalu menjaga ketentraman dan ketertiban di Kota Medan, serta senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

“Jadikan bulan Ramadan ini sebagai momen untuk memperkuat dan meningkatkan partisipasi semua dalam mendukung pembangunan di Kota Medan. Artinya, semua elemen masyarakat untuk turut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, memenuhi kewajiban perpajakan serta secara terus partisipatif mendukung pembangunan prasarana dan sarana lingkungan,” pesannya.

Acara ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang kental. Selain berbuka bersama, kegiatan juga diisi dengan tausyiah yang disampaikan KH. Zulfikar Hajar, Lc dan salat Maghrib berjamaah.







Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.