Acara Ambertime Blockchain Luxury Cruise International Summit Sukses Digelar

0
693

ANG SAN MEI. SHANGHAI – Ambertime Blockchain Luxury Cruise International Summit berhasil digelar di Royal Caribbean International (RCI) Ovation of the Seas. Acara ini bertema Ambertime: Application Matters Most. Sejumlah pertemuan dan diskusi utamanya meliputi berbagai program Ambertime (AMT) dan aplikasi terkaitnya.

Para hadirin adalah pemilik berbagai lembaga dan perusahaan yang berhubungan dengan blockchain dari beragam sektor seperti kelautan, olah raga dan film.




Acara ini menjadi wadah bermanfaat bagi kalangan profesional in-field dan masyarakat agar dapat berbagi informasi terbaru dalam bidang blockchain serta bertukar pandangan tentang tren pasar terkini.

Para tamu acara datang dari beragam industri dan sektor. Mereka termasuk CEO Shenzhen Yari Media dan Pendiri Philippine Paramount, Yejin Zhu, yang juga merupakan sutradara dan produsen film serta Pendiri klub surfing We Are dan Chief Judge, Instansi Olah Raga; Zi Ying, Direktur Pemasaran Narwhal Sea Sport Center Hongyu Xu, dan Pendiri & CEO IYAT; perwakilan perusahaan kapal pesiar yang terkemuka di dunia Burgress dan agensi ROCK Shuai Wang; serta CEO Lehuo Group Jiahui Shan.

Pemrakarsa Shenzhen Hanghai Culture Communication dan Pendiri Shenchuang College Shi Bao juga diundang. Setiap orang senang dan gembira menjadi peserta acara pesta yang luar biasa ini. Ambertime ialah perusahaan blockchain pertama yang menyediakan Layanan Teknologi “One-Key Uplink” dan bisnis utamanya berfokus pada lembaga pendidikan, lembaga pelatihan, agen pariwisata dan sektor perlindungan hak kekayaan intelektual.

Ambertime menawarkan platform teknologi blockchain AMT yang mendasar serta protokol baku dan menyediakan saluran API yang tunggal untuk menghubungkan aplikasi front-end dan blockchain AMT. Dengan cara ini, Ambertime dapat membantu banyak perusahaan dan lembaga agar menyesuaikan kegiatan bisnis dan menguntungkan alokasi serta strategi bisnis yang baru.

Pendiri Shenchuang College Shi Bao secara singkat memaparkan sekolah tinggi pertama yang memberi pelatihan teknologi blockchain di Tiongkok. Shenchuang College menganut AMT dan menjadi lembaga pendidikan pertama yang menerbitkan sertifikasi blockchain. Lembaga pendidikan itu mengundang banyak ilmuwan, guru dan pemimpin bisnis ternama. Mereka memiliki pengetahuan tentang blockchain dan menyediakan pelatihan profesional, jasa konsultasi dan informasi mengenai sejumlah tren bagi masyarakat.

Untuk memperluas pengaruh AMT, sekolah bisnis AMT didirikan. Saat menggelar acara pertemuan, pemimpin sekolah bisnis AMT, Lei Zheng menggambarkan situasi terperinci tentang sekolah bisnis AMT, salah satu lembaga pendidikan terbaik di bawah naungan Ambertime. Sekolah bisnis AMT menerapkan teknologi blockchain dari Ambertime dalam proses pendaftaran, mengecek kehadiran di ruang kelas, menawarkan sertifikasi dan memproses pembayaran. Sekolah ini bertujuan menghadirkan model pendidikan yang paling kreatif dan komprehensif. Banyak kursus yang istimewa, seperti Introduction of Bottom Course, Finance Course dan lain-lain, bertujuan membina 5.000 sumber daya manusia yang berbakat dalam setahun.

Dalam acara pertemuan tersebut, CEO Philippine Paramount Yejin Zhu, mengulas model bisnis perusahaannya dan cara teknologi blockchain AMT dalam mendukung kegiatan operasionalnya dengan teknologi AMT. Philippines Paramount dapat mengatasi banyak kendala seperti pengumpulan uang, perlindungan hak kekayaan intelektual, promosi film dan lain sebagainya. Film pertama di dunia yang memanfaatkan teknologi blockchain untuk menghimpun modal, melakukan penjualan dan keuntungan ialah Shark’s Mission. Hal lain yang perlu dicatat adalah audiens dapat membayar lewat AMTC untuk menonton film tersebut.







Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.