JEBTA B. SITEPU. PADANGSIDEMPUAN – Dalam kunjungannya di Sidimpuan, Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus menziarahi makam Goenoeng Tuah Harahap yang merupakan tokoh pendiri kota Padang Sidimpuan yang dulunya bernama Kampung Baru [Kamis 31/5].

Kedatangan Sihar di makam tokoh marga Harahap itu didampingi keturunan ke lima Goenoeng Tuah Harahap yakni Friska E. K. Harahap dan Nataniel Harahap.




Kunjungan Cawagub nomor urut 2 ini merupakan kunjungan penghormatan kepada tokoh-tokoh marga Harahap yang ikut berperan dalam membangun Padang Sidimpuan dan berkontribusi besar untuk perjuangan bangsa. Keturunan Goenoeng Tuah Harahap banyak berkontribusi dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Goenoeng Tuah Harahap memiliki 5 orang anak, di antaranya, Mangaraja Hamonangan, August Marthin Harahap (Baginda Hamonangan), Mangaraja Muda Hamonangan, Baginda Bangun Batari dan Baginda Soripada Harahap.

Dari 5 anak laki-lakinya itu, lahirlah sejumlah tokoh bangsa yakni Prof Ir Todung Gunung Mulia (Sutan Gunung Mulia) yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Agama, kemudian Mr Amir Syarifuddin Harahap sebagai Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan di era Soekarno, Arifin Harahap yang pernah menjabat Menteri Ekonomi dan Perdagangan serta Kepala Bank Indonesia pertama. Anwar Harahap pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Aljazair, Ir Saibun Harahap Kepala PTPN IX Jambi kemudian Bahrum Harahap Kepala Bank Indonesia. Serta dokter kepresidenan di era Soekarno pertama dr Pamenan Harahap yang terakhir menjabat sebagai Kepala RSCM pertama.

Selain itu, ada juga Kapten Ramses Harahap yang menembak jenderal Belanda, Pargarutan Sidimpuan. Keluarga Goenoeng Tuah Harahap dari generasinya juga berperan dalam terwujudnya Sumpah Pemuda. Bahkan diyakini dua dari generasi ikut menulis naskah Sumpah Pemuda sebagai perwakilan dari Jong Batak.




Friska Harahap mengatakan, di kompleks pemakaman keluarga Goenoeng Tuah Harahap dimakamkan sejumlah keturunannya yang menganut agama Islam dan Kristen. Karena pada dasarnya Goenoeng Tuah Harahap adalah Kristen dan menjadi salah satu zending Batak, namun keturunannya banyak yang Muslim. Di sisi lain Goenoeng Tuah Harahap juga menjadi pemrakarsa berdirinya perhimpunan Islam di Tapsel serta membangun kekuatan adat dan membuat undangan-undangan adat.

“Itu dilakukannya untuk melawan Belanda. Karena dia menolak hukum Belanda. Dia juga jaksa pertama Batak yang diangkat Belanda,” terang Friska.

Sementara Sihar Sitorus mengaku kagum dengan keluarga Harahap yang ada di Sidimpuan. Keberadaan keluarga Harahap tersebut menunjukkan kenasionalan mereka dalam membangun bangsa. Di sisi lain harus dilihat juga bahwa pelopor Sumpah Pemuda ada dari Sidimpuan. Sehingga masyarakat juga harus melihat bahwa peran warga Sumut khususnya untuk membangun NKRI dan mempertahankan bangsa harus lebih besar.

“Jadi kita belajar banyak dari tempat ini. Karena di Sidimpuan ini banyak tokoh bangsa yang berperan untuk kemerdekaan Indonesia,” jelasnya







Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.