Tampaknya yang ingin membuka cabang itu bukan monopoli bank, usaha kuliner ataupun distro-distro terkenal saja. Negara lain pun ingin membuka cabang di negara kita, lewat para Al Muhrajin alias badut-badut negara. Ya, 3 orang ingin mendirikan Saudi cabang Indonesia; yakni Wowo, Riziek dan si sengkuni Rais.

Lhadalah, Saudi cabang Indonesia iku piye rasane, yo?




Hmmm, opo Tari Sserimpi bakal diganti Tari Perut? Celana jeans bakal diganti celana cingkrang? Beras diganti roti? Ingkung ayam bakal diganti dengan ingkung buaya? Atau yang lebih ekstrim lagi, yakni beras kencur bakal diganti fifis unta.

Wow, ide yang emejing warbiasyah dari para cecunguk kang Salman beserta gerombolanya. Jaranan atau jaran kepang bin kuda lumping pun dipastikan akan punah keberadaannya. Kesenian tradisional dari Kediri Jawa Timur yang pasti akan digantikan oleh kesenian “unta lumping” khas Saudi Arafia. Jidat pun harus hitam semua, maka bisnis ketok jidat akan merajalela.

Duh, para badut sudah kehilangan semangat ke Indonesiaannya. Terbukti mereka mengirim proposal kepada Pangeran Saudi untuk mensaudikan Indonesia. Indonesia rasa Saudi? Maka sudah tidak ada lagi yang namanya Ibu Pertiwi. Karena nama Ibu Pertiwi akan diganti dengan nama Umi Pertiwi.

Gak pantes blas cuk.

Vangke.

Salam Jemblem







Leave a Reply