Liputan Tim SORA SIRULO yang dikoordinir oleh ARIPIN GINTING

 

Kapal Motor (KM) SINAR BANGUN tenggelam di perairan Danau Toba dalam pelayarannya dari Simanindo (Pulau Samosir) ke Tigaras (Kabupaten Simalungun) sore tadi [Senin 18/6: Pukul 17.00 WIB].




Menurut beberapa saksi mata, KM SINAR BANGUN terbalik akibat terpaan angin kencang yang memang saat itu sedang melanda banyak tempat di Sumut.

Sebagaimana SORA SIRULO menerima laporan, pada saat bersamaan, Medan juga dilanda angin kencang yang terlihat pada gerakan pohon kelapa yang meliuk-liuk. Demikian juga dari beberapa penumpang penerbangan dari Bandara Kualanamu (Medan) ke tempat-tempat lain, sejak dari Bandara, para penumpang diingatkan adanya angin kencang dan tetap memperhatikan aba-aba dari awak pesawat selama dalam perjalanan.

Adapun kecelakaan kapal bermotor di Danau Toba menurut laporan terakhir dari BPBD [Seni 18/6: Pukul 21.59]:

Korban sementara yang sudah berhasil dievakuasi
1. KMP SUMUT 2 sejumlah 3 orang kondisi selamat
2. KMP SUMUT 1 sejumlah 2 orang kondisi 1 selamat
1 meninggal dunia
Korban evakuasi KMP sumut 1 dan 2 di Puskes Simalungun
3. Yang diselamatkan oleh Kapal Kayu Sinta Damai penumpang berkisar 14 orang kondisi belum update.

Posisi tengelamnya kapal diperkirakan sejauh 1 mil dari Pelabuhan Tigaras. Nama korban selamat:

  1. Muhamad Fitri 21 tahun alamat Indrapura
  2. Heri Nainggolan 23 tahun alamat Panitongah
  3. Jamuda 17 tahun alamat Parbunga-bunga
  4. Juita warga Serbelawan

Korban meninggal
1. Mrs Y perempuan

Adapun penumpang yang didaratkan di Simanindo (Pulau Samosir), menurut info terakhir sebanyak 15 orang dalam kondisi selamat.




Dari liputan lainnya, Sora Sirulo memperoleh informasi tentang para korban selamat yang sedang dirawat di RSU Dr. Hadrianus Sinaga saat ini berjumlah 3 orang masing-masing:

1. Hernando Lingga (Lk), 24 thn, Kristen, TTL: P. Siantar, 03 Maret 1994, alamat : Dusun I Pardamean (Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang)

2. Rahman Syahputra (Lk), 22 thn, TTL: Sukaraja, 13 Januari 1996, alamat Dusun IV Ds. Sukaraja (Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara).

3. Santika (Pr/dlm keadaan hamil), 20 thn (msh dlm keadaan trauma/suami korban msh blm ditemukan).

Menurut salah seorang penumpang yang selamat, kapal yang mereka tumpangi telah berlayar sekitar 30 menit dari Simanindo menuju Tigaras.

“Sesaat sebelum kejadian, kapal oleng dan tenggelam,” tuturnya.

Saksi menyebutkan bahwa sebelum tenggelam, kapal sudah mulai dipenuhi oleh air (pada bagian bawah). Saksi menyebutkan bahwa pada saat kejadian, angin dan ombak sangat kencang dengan jumlah penumpang dan kendaraan R2 sangat padat. Diperkirakan oleh saksi, lebih dari 100 orang penumpang.

Diperkirakan bahwa data mengenai jumlah korban masih bertambah dalam kejadian ini. Diketahui terdapat beberapa anak kecil dalam kapal (menurut keterangan saksi) yang belum diketahui bagaimana nasibnya sampai saat ini.

Atas musibah ini, Ketua Moderamen gereja Karo (GBKP), Pdt. Agustinus Purba, telah menyampaikan keprihatinannya dan ucapan turut belangsungkawa terkait korban yang meninggal dunia.







Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.