IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Seorang karyawan pabrik kelapa sawit PT KPN (Kencana Permata Nusantara ) yang terletak di Dsn III Kuta Dingding Desa Ajibaho (Kecamatan Biru-biru), Muhamad Fungky Panjaitan (21), tewas secara mengenaskan. Kepalanya pecah, otaknya berceceran di tanah akibat terlindas roda alat berat Loader.

Nasib tragis yang menimpa warga Dusun 3, Desa Kebun Bambu, Aek Nabara, (Kecamatan Pulau Raja, Kabupaten Asahan) ini terjadi di sekitar areal stasiun Boiler Pabrik [Kamis 28/6: sekitar pukul 23.52 WIB].




Mengetahui korban tewas di tempat, sang sopir Loader diketahui bernama Guntur (24) warga Dusun Ujung Beringin, Desa Namo Tualang (Kecamatan Biru-biru) langsung melarikan diri. Menurut keterangan saksi mata, Herianto Sitepu (23) ketika dikonfirmasi, kejadian nahas yang menimpa Fungky Panjaitan berawal ketika Guntur selaku operator Loader hendak mengangkat buah sawit dari lokasi Stasiun Boiler menuju Lory Pengisian Buah Kelapa sawit.

“Saat itu aku kebetulan menumpang di atas Loader yang dikemudikan Guntur. Begitulah, ketika kami melintas di jalan samping stasiun Boiler. Saya merasakan ada yang dilindas roda Loader dan saya menyuruh Guntur untuk menghentikan Loader,” terang Herianto Sitepu.

Begitu Loader berhenti, Herianto Sitepu bersama Guntur selaku operator Loader lantas turun. Ketika diperhatikan dengan seksama, keduanya pun melihat korban telah tewas bersimbah darah dengan kondisi kepala pecah dan otak berceceran di tanah. Melihat hal itu, dalam kondisi panik dan ketakutan, Guntur langsung kabur. Sementara saksi Herianto Sitepu kemudian memberitahukan kepada karyawan lainnya, lalu diteruskan ke Polsek Biru-biru.

Kapolsek Biru-biru (AKP Robiahtun) melalui Kanit Reskrim (Iptu Hendri Ginting SH) ketika dikonfirmasi oleh SORA SIRULO [Jumat 29/6] membenarkan kejadian.




“Dari hasil olah TKP di lapangan, korban tewas terlindas karena tidak melihat korban sedang melintas di tempat yang gelap dan cuaca lagi hujan. Sementara Loader yang dikemudikan pelaku tidak memiliki lampu. Jenazah korban telah dibawa oleh pihak keluarga ke kampung halamanya untuk dikebumikan,” sebutnya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.