Koh, apa kabarmu di sana? Semoga di hari yang spesial ini, engkau tetap tegar dan bahagia di balik jeruji penjara. Koh, perjuangan menyetarakan hak di negara ini memang sangatlah berat, tatapi bukannya ‘mission imposible’ juga.

Koh, semua itu hanya masalah waktu, semua itu pasti ada jalanya. Nelson Mandela saja bisa, apalagi di jaman seperti ini?




Koh, dulu di akhir jabatanmu, engkau sering berkata: “Gusti mboten sare, Gusti mboten sare.” Kami tahu, apa yang engkau rasakan saat itu koh. Hingga kalimat itu begitu sering engkau ucapkan. Betapa sakitnya ketika mendapatkan perlakuan diskriminasi dari saudara sebangsa sendiri.

Mungkin inilah yang engkau rasakan saat itu. Tetapi, perasaan itu engkau sembunyikan dengan guratan wajah ceriamu. Dan, memang benar koh, bahwa Gusti mboten sare atau Tuhan tidak pernah tidur. Tuhan tidak rela, bila ada makhluk ciptaanNya dizalimi makhluk yang lainnya. Karena Tuhan itu Maha Adil lagi Maha Bijaksana, koh.

Tuhan tidak akan pernah bertanya agamamu apa, untuk menolong para makhluk ciptaanNya. Lihatlah koh, gerombolan manusia serakah yang menggunakan agama sebagai kedoknya, sekarang pada kocar-kacir semua. Lihatlah, koh, warga Jakarta yang dulu ikut membencimu, kini sebagian menyesali sikapnya. Jakarta ancur ancuran, koh. Sungai yang dulu bersih, kini penuh sampah lagi. Warganya disuruh minum air jamban, karena si pimpinan mabuk fifis unta.

Lokalisasi? Kabarnya bentar lagi ada yang diresmikan, setelah kemarin kamu segel, koh. Mungkin juga nantinya Kalijodo juga akan kembali ke habitatnya lagi sebagai tempat berhoho-hihi?

Koh, kekalahan di Pilkada kemarin sesungguhnya adalah kemenangan sejatimu. Karena, dengan kekalahanmu itu, sekarang warga Jakardah bisa mengetahui mana pimpinan yang serius membangun ibu kota dengan sederet progam nyata, termasuk Tol Semangginya. Dan, mana pimpinan yang cuma pintar bermain drama, dengan lipgloss dan tarian zumba sebagai senjatanya.

Ahsudalah, koh. Semua ini sudah menjadi bagian dari rencanaNya. Btw, busway, selamat ulang tahun ya, koh Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok. Semoga tetap sehat dan tetap semangat selalu. Ingat, koh, NKRI selalu menunggu kontribusimu.

Salam Jemblem terspesial buat koh Ahok di Mako Bbrimob sana.

VIDEO: Lagu Karo yang mengekspresikan penantian rakyat terhadap kembalinya seorang pemimpin. Mau tahu arti lengkap lagu ini? (Sehingga anda bisa merasakan penantian rakyat terhadap kembalinya Koh Ahok di tengah-tengah rakyat yang sedang menantinya). Tanyakan kepada teman-teman anda yang tahu Bahasa Suku Karo.







Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.