Dunia anak adalah dunia permainan, dunia tertawa, dan dunia yang penuh dengan keceriaan. Tidak ada seorang anak pun di dunia ini yang sejatinya mau mempelajari sebuah idiologis tertentu, tidak ada. Mereka masih polos, suci dari dosa dan perbuatan ngawur manusia dewasa. Menjadi heran jika seorang anak yang masih polos hatinya, menjadi korban dari idiologis sesat yang diyakini oleh orangtuanya.

Tetapi, apa daya? Seorang anak kecil bisa berbuat apa? Mereka tidak punya kuasa untuk menolak ketololan yang dimiliki sang orangtua.




Anak adalah titipan dari Sang Maha Kuasa. Sudah menjadi kewajiban sang orangtua untuk menjaga, merawat serta memberikan kasih sayang terhadapnya. Agama mana yang menganjurkan melakukan kejahatan serta pembunuhan terhadap manusia lainnya? Agama mana yang menganjurkan untuk membunuh masa depan sang anak, demi melampiaskan amarah nafsu setan manusia?

Sesungguhnya tidak ada satu agama pun di dunia ini yang menganjurkan berbuat kekerasan dan kejahatan terhadap semua makhluk ciptaanNya. Anak adalah wujud dari malaikat. Keceriaan anak di rumah dan di tempat ibadah adalah keceriaan dari para malaikat terhadap orang yang disayanginya.

Maka mati, matilah sendiri, dan jangan mengajak mati manusia lainnya. Apalagi mengajak mati seorang anak yang masih polos dan suci dari dosa.

Salam Jemblem..







Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.