Kolom Asaaro Lahagu: JOKOWI SIAP TEMPUR, KELUARKAN SANDI BB (Ngabalin Siap Cawapres)

0
1377

Saat Jokowi disasar lewat Ahok di Pilgub DKI, para lawan politik Jokowi berbusa-busa mulut agar Jokowi netral. Jokowi diminta agar netral, tidak berpihak. Namun di saat bersamaan, para lawan Jokowi justru all-out memihak Anies membabi-buta termasuk keberpihakan Wapres JK. Demo-demo, jual ayat dan mayat bercampur fitnah di tempat ibadah, berseliweran di DKI.

Jokowi di Pilgub DKI banyak dikecam oleh pendukungnya karena ia lebih banyak diam.

Nyaris 100%, Jokowi mempertahankan kenetralannya. Luar biasa. Tetapi para lawan Jokowi kemudian tertawa terbahak-bahak saat Ahok kalah telak di Jakarta. Jokowi masuk perangkap. Ia dikibuli oleh lawan politiknya. Anies, Sandi melakukan tarian bangau pasca menang di quick count mengejek kenetralan Jokowi.

Hal yang sama mau diulangi di Pilpres 2019. SBY sudah jauh-jauh hari menerapkan strategi pesan netral kepada Jokowi. SBY meminta Jokowi agar tetap netral, tidak berpihak. Artinya, kendatipun Jokowi difitnah, dibully, dicela, dikibuli, dipreteli, dibohongi, Jokowi tetap diminta netral.

Belajar dari pengalaman itu, kini Jokowi mengeluarkan sandi BB yang berarti ‘berani berantam’. Jokowi tidak lagi diam. Ia akan bertarung. Kepada siapa saja yang mencoba mengajak bertarung, Jokowi meminta kepada relawannya agar berani melawan.

“Jangan bangun permusuhan, jangan membangun ujaran kebencian, jangan membangun fitnah-fitnah, tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang. Tapi kalau diajak berantem juga berani,” ujar Jokowi di hadapan relawannya di SICC Sentul, Bogor, Jawa Barat [Sabtu 4/8].

Mendengar pesan ini, para lawan Jokowi tersentak. Sandi BB alias berani berantem ala Jokowi telah dikeluarkan. Wasekjen PAN (Saleh Daulay) langsung menyayangkan pernyataan Jokowi itu. Ia mengkhawatirkan pernyataan itu bisa menimbulkan gesekan di tingkat grass root. Artinya apa?

Para lawan Jokowi dibuat tercengang. Strategi membully Jokowi sudah tidak laku lagi. Jokowi sekarang sudah semakin keras kepala. Ia siap melawan segala fitnah. Jelas para lawan Jokowi dibuat tersengat. Strategi membully dicampur fitnah dengan bumbu ayat dan mayat sudah mendapat bahan penawarnya.

 

Tentu saja dalam hati Jokowi terbahak-bahak juga. Ia paham bahwa ketika ia mengeluarkan sandi BB yang sudah ia pikirkan matang-matang, para lawan kebakaran jenggot.

Selama ini Jokowi sudah cukup lama diam. Ia hanya sesekali mengeluarkan uppercut untuk menahan gempuran dahysat musuh. Namun, pertarungan di Pilpres 2019 mendatang, adalah pertarungan hidup mati Jokowi tidak bisa lagi diam 100%. NKRI harus dipertahankan dari rongrongan para pendukung khilafah.

Prinsip Jokowi jelas. Ia mengeluarkan perintah agar tidak membangun permusuhan, kebencian, fitnah-fitnah, celaan, ejekan. Ini sebetulnya teguran keras kepada para lawannya. Namun, kalau lawan politk mengulangi cara-cara kotor dan keji seperti di DKI Jakarta, maka harus dilawan.

Ketika Amin Rais terus membully Jokowi, para pendukung Jokowi menyemprot Amin Rais ketika turun dari pesawat. Ketika Amin Rais tuduh Jokowi ‘ngibul’ soal sertifikat tanah, Luhut melayangkan ancaman akan mencari dosa Amin Rais.

Ketika HTI mau mengganti Pancasila, organisasi ini langsung digebuk alias dibubarkan. Ketika Jokowi dituduh PKI oleh Alfian Tanjung, orang ini langsung dilawan lewat proses hukum. Nah inilah contoh yang kini membuat lawan Jokowi gemetaran.

Kini aksi tagar ganti presiden 2019 terus memprovokasi masyarakat. Sandi BB Jokowi yang secara resmi dikeluarkan Sabtu kemarin harus lebih intens dilakukan. Contoh menolak aksi ganti presiden di Batam, harus ditiru di daerah lain. Di Batam, Neno Warisman dibuat kerdil tak berkutik di pojok Bandara ketika ia ditolak masuk ke sana.

Di Jawa Barat, rencana pengumandangan aksi tagar ganti presiden ditolak. Diharapkan kepada relawan Jokowi agar bergerak untuk menolak tagar itu dimana saja. Aksi tagar ganti presiden sudah berubah dengan aksi provokasi. Pada tahun 2019 mendatang, Indonesia tidak mengganti presiden tetapi memilih presiden. Maka sangat logis jika aksi ganti presiden ini ditolak. Jika para pendukung aksi tagar ini mengajak berantam, maka sandi BB Jokowi berlaku.

Sandi BB Jokowi itu sepintas lalu masih terlihat lembut. Namun, sebagai orang Solo, sandi BB itu sudah merupakan pesan yang sangat keras. Para relawan Jokowi harus memaknai pesan sandi itu dengan perintah turun lapangan. Kalau sandi BB sudah dikeluarkan Jokowi, artinya siap tempur di lapangan.

Jika lawan politik memfitnah, mengejek, membully harus dilawan langsung. Jika tagar ganti presiden dikumandangkan di mana saja, maka harus dilawan dengan aksi tetap Jokowi 2019. Di mana aksi demo ganti presiden, di situ ada aksi tetap Jokowi 2019. Itulah makna sandi BB Jokowi itu.

Kini koalisi Jokowi sudah memiliki keputusan bulat untuk mengusung kembali Jokowi pada Pilres 2019. Hasil kerja Jokowi yang spektakuler di seluruh penjuru Tanah Air, harus dilanjutkan. Apa yang dirasakan oleh Gubernur NTB bahwa Jokowi harus tetap diberi kesempatan ke dua, harus diamini oleh seluruh rakyat Indonesia.

Koalisi Jokowi sudah terlihat semakin solid. Sementara koalisi Prabowo-SBY cakar-cakaran. Menghadapi segala kemungkinan yang terjadi, Jokowi juga sudah siap. Jika skenario SBY-Prabowo menyerah dan Jokowi dibiarkan melawan kotak kosong, Jokowi sudah siap 100%.

Soal Cawapresnya, Jokowi sudah siap mengumumkan namanya. Jokowi juga sudah siap mengubah nama siapa Cawapresnya. Saya yakin, Jokowi juga sudah siap mengubah sosok siapa Cawapresnya termasuk memilih Ngabalin sekalipun jika dibutuhkan. Segala kemungkinan, sudah dipersiapkan Jokowi. Ngabalin jika dibutuhkan sudah siap maju menjadi Cawapresnya Jokowi.

Apapun langkah, manuver, strategi, taktik dari pihak lawan, Jokowi sudah siap tempur menghadapinya. Api semangat yang dikobarkan Jokowi kepada relawannya sudah dibakar. Sandi BB, berani berantem siap dijalankan di lapangan.

Jokowi siap tempur, keluarkan sandi BB, Ngabalin sudah siap menjadi Cawapres jika dibutuhkan. Begitulah kura-kura.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.