Kolom Seriulina Karosekali: NGEYEL BIN NYINYIR SOAL HARGA SAYUR DI BATAM

0
371

Saya sering heran bin aneh binti ga mudeng melihat orang-orang yang ngeyel bin nyinyir binti ngotot atau apalah itu namanya. Seperti halnya seorang ibu yang mengomentari laporan saya mengenai harga sayur mayur di Batam untuk Sora Sirulo (lihat di SINI). Datanya didsarkan atas pengecekan saya sendiri turun ke pasar. Berhujan-hujanan dan becek-becekkan ke pasar pagi Jodoh, Batam.

Tapi komentarnya: “Gak mungkin harga sayur semurah itu di Batam.”

Ngakunya pernah tinggal di Batam dan harga yang dia bandingkan dengan 2 tahun lalu. Apakah dia tidak tahu dan tidak melihat bagaimana perubahan Indonesia sekarang ini?




Transportasi darat, udara, dan laut yang semakin lancar akan dapat membuat harga-harga komoditi yang masuk ke Batam semakin murah. Apa dia juga tidak tahu kalau Batam kota otoritas yang bebas biaya pajak masuk? Juga pertanian di Batam semakin berkembang baik walaupun masih seadanya.

Dulu, semua sayur-sayuran datang dari luar Batam. Sekarang, kacang panjang, kangkung, bayam, daun singkong, sawi dan berbagai macam sayuran lainnya ada yang datang dari lokal Batam. Meskipun dari luar Batam tetap masuk juga karena komoditi lokal memang belum bisa memenuhi kebutuhan seluruh warga Batam.


Ada juga yang komentar Batam itu kecil hanya sebesar kecamatan Tigapanah, salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Karo (Sumatera Utara). Apakah juga dia tidak tahu bagaimana status kota Batam yang UMK nya saja Rp. 3,52 juta? Termasuk tinggi dibanding daerah-daerah lain, bukan?

Kenapa harus dilihat besar kecilnya?

Begitulah kalau kita cuma hobbynya nyinyir tanpa mau melihat dan mengakui fakta perubahan yang ada. Kebanyakan sok tahu, bukannya mencari kebenaran yang benar-benar “Benar”. Orang-orang seperti ini selalu merasa lebih pintar dan paling benar dibanding orang lain tanpa pernah mengenal realitas yang terjadi di tengah-tengah masyrakat.

Apa ya nama pribahasanya orang seperti ini? Tiba-tiba saya lupa.




Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.