Kolom Asaaro Lahagu: MENGAPA ISRAEL DENGAN 1.000 ANGKOT DUKUNG JOKOWI?

0
660

Agar pembaca tidak tertipu judulnya, nama Israel langsung dijelaskan. Nama Israel di sini bukan nama negara Israel di Timur Tengah sana, tetapi nama orang. Israel, nama lengkapnya, Israel Situmeang. Ia adalah Ketua Kesatuan Pemilik dan Sopir Angkutan (Kesper) di Kota Medan, Sumatera Utara.

Tanggal 18 September 2018 lalu, Israel bersama 1.000 sopir angkutan kota di Medan dan Deli Serdang, melakukan konvoi 20 kilometer.

Di bawah koordinasi Israel, para sopir angkot beserta keluarganya mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi. Mereka menginginkan Jokowi kembali maju dalam pertarungan memperebutkan kursi Presiden Republik Indonesia.

“Hari ini kami semua, sopir, pengusaha angkot dan keluarga kami, serta para penumpang kami, menyatakan dukungan kami kepada bapak Joko Widodo untuk kembali maju sebagai Presiden. Ini bentuk kecintaan kami kepada Pak Jokowi. Kami untuk Jokowi 2 Periode,” kata Israel Situmeang dalam orasi deklarasinya sebagaimana dikutip viva.co.id [Selasa 18/9].

Dukungan Israel dengan 1.000 angkot kepada Jokowi itu sangat menarik. Mengapa? Para pemilik dan sopir angkot biasanya jarang menyatakan dukungan kepada Capres tertentu. Alasannya, nasib mereka selalu kurang diperhatikan. Apalagi hidup para sopir angkot sangat rentan kepada setiap kebijakan pemerintah.

Ketika harga BBM naik, misalnya, para sopir angkot langsung berteriak. Ketika ada kenaikan pajak kendaraan bermotor, perubahan trayek, mereka langsung demo. Sasarannya tentu presiden. Ketika kebijakan pemerintah mengakomodasi taxi atau alat transportasi online, para pemilik dan supir angkot langsung kebakaran jenggot. Apalagi jika ditambah kenaikan harga telur, tempe, ikan asin, maka para sopir angkot bisa pingsan. Ujung-ujungnya sang presidenlah yang disalahi.

Pendeknya, sopir angkot selalu tak suka pada setiap kebijakan pemerintah. Mereka sering tidak puas kepada setiap presiden yang menjabat di negeri ini. Mereka mirip Ratna Sarumpaet yang selalu memberontak kepada setiap presiden. Jadi, tak heran pada setiap perhelatan Pilpres, para sopir angkot selalu apatis.

Namun, pada Pilpres kali ini, stigma apatis kepada para supir angkot sudah tidak berlaku. Para supir angkot saat ini justru merupakan garda terdepan. Mereka malah bersuara keras untuk memilih Capres yang telah terbukti bekerja.

“Kami tidak paham soal gonjang-ganjing politik. Yang terpenting buat kami bagaimana kami lebih mudah cari makan. Selama ini kami sangat terbantu dengan program-program Pak Jokowi. Dan hari ini kami menunjukkan kecintaan kami kepada beliau dan juga kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Kami ingin dia (Jokowi) dua periode,” tutur Israel.

Sebagai seorang pengusaha angkutan, Israel masih mengingat bagaimana Jokowi dengan cepat menyelesaikan masalah jalan di Kota Medan. Setahun lalu, jalan-jalan di seluruh Kota Medan dipenuhi lubang yang berlumpur. Keluhan warga tentang jalanan yang berlubang diabaikan oleh Pemkot Medan. Namun hal itu didengar oleh Jokowi di Jakarta. Jokowipun langsung meminta jalan berlubang itu segera dikerjakan oleh Pemkot Medan.

“Ya segera dikerjakan, kalau nggak segera dikerjakan, yah duluan saya kerjakan nanti, benar itu, jangan nggak dikerjakan sama Wali Kota,” ujar Jokowi menegur Pemkot Medan (Tribunnews, 14/10/2017).

Teguran Jokowi itu menggelegar. Pemkot Medan dengan cepat mengerjakan jalanan dengan cor beton. Jokowipun tidak main-main. Ia terjun langsung melihat perbaikan jalan. Di beberapa jalan yang masih berlubang, Jokowi berfoto untuk membuktikan bahwa jalan memang harus segera diperbaiki.

Jokowipun memberikan tenggang waktu kepada pemborong untuk menyelesaikan pekerjaan perbaikan dalam satu minggu.

“Saya sudah berikan ultimatum kepada seluruh pemborong, dalam sepekan jalan rusak harus tuntas. Saya beri tempo satu pekan supaya jalan rusak diperbaiki, bila membangkang saya blacklist dan enggak boleh lagi ikut tender. Dalam sepekan ini semua harus bekerja,” ujar Jokowi saat itu.

Berkat perintah yang diikuti oleh blusukan Jokowi, jalanan Kota Medan kembali mulus. Israel pun sangat terkesan. Angkot-angkot miliknya sesudah itu bisa berjalan hilir mudik mengantar penumpang tanpa dihantui jalanan yang berlubang.

Tentu saja bukan hanya perbaikan jalan di Kota Medan yang membuat Israel dan teman-temannya terkesan. Pembangunan infrastruktur Jokowi yang membentang dari Aceh sampai Papua menggetarkan hati Israel. Fakta keberhasilan Jokowi dalam membangun bukan isapan jempol. Jokowi telah memberi bukti yang spektakuler yang bisa dilihat dengan kasat mata.

Dukungan Israel dan para sopir angkot lainnya jelas bukan dibuat-buat. Mereka ikhlas dan jujur mendukung Jokowi. Mereka memang tidak begitu paham politik. Namun, mereka paham jika Jokowi telah bekerja extra keras menaikkan taraf kehidupan rakyat.

Bagi Israel, mendukung Jokowi untuk periode kedua sangat penting. Bisa dibayangkan bagaimana proyek infrastruktur yang masih sedang berlangsung jika Jokowi tidak lagi menjadi Presiden. Proyek-proyek itu bisa mangkrak seperti di era pemerintahan SBY. Ini jelas menggelisahkan Israel dan kawan-kawan.

Ada harapan ke depan, jika Jokowi tetap Presiden, maka proyek berbagai infrastruktur bisa selesai. Kemudian pembangunan sumber daya manusia akan diperhatikan sesudah itu. Inilah harapan Israel. Ya, harapan besar seorang anak bangsa. Bersama Jokowipun mimpi besar kemajuan bangsa semakin cerah.

Jejak rekam, etos kerja, dan optimisme tinggi yang telah ditunjukkan Jokowi selama ini membuat Israel dan kawan-kawan mendukung penuh Jokowi. Jokowi adalah sosok pemimpin yang selalu optimis, teguh, sederhana, jujur, merakyat dan pekerja keras untuk rakyatnya. Kiranya alasan ini pula yang membuat para kepada daerah ramai-ramai mendukung Jokowi.

Israel dan teman-temannya tentu ragu dan kurang yakin kepada calon pemimpin lain. Mereka malah ketakutan kepada calon pemimpin yang hanya bisa memberi janji, selalu pesimis dan gemar menakut-nakuti rakyatnya. Selamat kepada Israel atas dukungannya. #JokowiLagi.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.