Kolom Boen Syafi’i: BENCANA ALAM DI INDONESIA, AZABKAH?

0
284

Menjadi heran ketika suatu bencana alam selalu dikait-kaitkan dengan Presiden Jokowi ataupun lebih-lebih suatu azab dari Ilahi Rabbi.

 

Setelah kemarin gempa bumi di Lombok (NTT) dikaitkan dengan Gubernur TGB yang beralih untuk mendukung Jokowi 2 periode, kini tsunami di Palu Donggala juga dikaitkan dengan penetapan Dusnur sebagai tersangka. Ah, otak kalau sudah berisi kebencian, maka yang benar pun pasti akan disalahkan.

Padahal, faktanya Indonesia kita adalah negara langganan terjadi bencana.

Mulai dari meletusnya gunung berapi hingga terjadinya tsunami sudah merupakan hal yang lumrah terjadi. Hal ini bisa dimaklumi karena negara kita tepat berada di pertemuan lempeng Indo Australia, Eurosia, serta lempeng Pasifik. Belum lagi adanya Ring Fire atau tersambungnya gunung berapi yang hampir melewati keseluruhan pulau di Indonesia. Faktor faktor inilah yang membuat negara kita menjadi langganan bencana alam yang setiap saat datang menyapa.

Namun, nenek moyang kita bukanlah bangsa pengecut, yang lari dan mengungsi karena takut dengan keadaan alam yang ditinggali. Nyatanya, pemukiman penduduk di sekitar lereng gunung merapi hanya ada di Indonesia saja. Tidak ada satupun bangsa lain di dunia yang senekat leluluhur kita. Itulah bangsa kita, yang berdamai dengan alam melalui adat dan budayanya.

Kesimpulanya, jika terjadi bencana alam di Indonesia itu bukanlah azab, melainkan sudah dari sanaNya. Jika azab, maka hal yang tak pernah terjadi di suatu negara, maka tiba-tiba saja terjadi bencana alam dan tanpa bisa diprediksi.

Kita doakan semoga saudara kita yang berada di Palu Donggala, diberikan kekuatan jiwa dan raga untuk menghadapi ini semua. Dan semoga juga, si Dusnur bisa ditempatkan satu sel dengan si pedangdut Syaipul Jamil nantinya. Agar tidur si Dusnur tidak pernah tengkurap untuk selamanya.

“Kalau tengkurap, bisa berbahaya, lho, Cyyynnn”.

Salam Jemblem..

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.