Kolom M.U. Ginting: PERTARUNGAN SEGI 3 DUNIA

0
264

Musuh Trump yang utama dan terus menerus berusaha keras menjatuhkannya ialah Deep state atau kelompok globalis neolib/NWO. Dalam menghadapi kenaikan harga minyak dunia dimana Saudi Arab sangat menentukan, Trump mencoba mempengaruhinya dengan berbagai pernyataan belakangan ini. Terlihat dalam pidatonya di hadapan para pendukungnya di Mississippi [Selasa 2/10]. 

OPEC and OPEC nations are, as usual, ripping off the rest of the world, and I don’t like it. Nobody should like it,” katanya (AP).




Raja Saudi dan Kerajaan Saudi tentu dihadapkan ke situasi sulit. Apakah harus mendengarkan Trump atau mendengarkan Deep state seperti tradisi lama sebelum Trump, dimana Deep state berkuasa penuh dengan presiden bonekanya tipe Obama di Gedung Putih. Mengikuti dan mendengarkan AS sebagai sekutu lama orang-orang globalis neolib, atau mengikuti nasionalis Trump, pastilah memang sulit bagi Saudi sekarang.

Biarpun deep state kaum globalis tidak lagi di Gedung Putih, tetapi keuangan dan ekonominya masih sangat dikuasai. Dilemanya ialah bahwa Trump adalah panglima kekuatan bersenjatanya. Saudi dan Raja Salman biar duitnya banyak tetapi persenjataan dan militernya masih harus patuh sama Trump. Karena Saudi Arabia’s king “might not be there for two weeks” without US military support, menurut Trump. Mengerikan memang!




Dan deep state sangat berkepentingan menjaga harga minyak tetap tinggi supaya Trump terhalang untuk lebih meningkatkan ekonomi AS yang sudah berjalan bagus belakangan ini, karena politik tarif importnya. Politik ini telah berjasa banyak mengembalikan fabrik-fabrik neolib kembali ke AS dan sangat mengurangi pengangguran dan terjadinya kegairahan gerakan peningkatan perekonomian rakyat AS.

Ayo mari kita saksikan siapa yang keluar sebagai pemenang dalam pertarungan 3 segi ini: kaya minyak Saudi, deep state, atau Trump.



Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.