Kolom Boen Syafi’i: PRABOWO ITU KORBAN KAH?

1
378

“Prabowo itu korban kebohongan dari konspirasi ilumintary dan Freemason Yahudi, bong,” kata seorang kamvret yang lagi makan di Warteg dengan bermodalkan pulpen (alias nyatet).

 

Weladalah, Freemason Cah? Napa gak sekalian korban konspirasi dari temannya Freemason, yakni Balpirik, Geliga ataupun Minyak Tawon? Micin, jika Prabowo yang sangat menggebu-gebu di dalam konferensi pers (Konpres) HOAXS itu malah dibilang sebagai korban.

Padahal, kita sendiri tidak mengetahui isi percakapan Prabowo sewaktu di rumahnya Si Sarumpaet itu seperti apa.

Apakah mereka membicarakan “lebam” di wajah si ratu HOAXS Sarumpaet ini? Ataukah malah mereka berdua ini membicarakan jemblemnya Yu Waginem yang berisi fifis unta? Adakah yang tau? Kalau tidak tau isi pembicaraan dari mereka berdua, kenapa juga menyebut Si Prabowo ini sebagai korban?

Bisa saja kan mereka “sudah tau sama tau” isi hati masing-masing. Ciee …. cieee, swiit ….. swiiitt. Sudahlah, mau pake alasan apapun, yang pasti Capres yang mereka usung saat ini juga ikut menyebarkan HOAXS tingkat akut dan ini FAKTA.




Andaikan memang benar bahwa si Prabowo itu adalah korban HOAXS dari Si Sarumpaet, apa jadinya Indonesia bila dipimpin dirinya? Misal jika si pemimpin langsung saja percaya ketika dibisikin: “Bahwa rakyat hidupnya sudah makmur.” Padahal, busung lapar ada di mana-mana. Jika si pemimpin langsung saja percaya ketika dibisikin: “Pembangunan sangat sukses.” Padahal proyek mangkrak ada di mana-mana.

Inilah yang terjadi jika seorang calon pemimpin alergi “blusukan” dan hanya mengandalkan ABS alias Asal Bos Senang, dari para bawahanya saja.

Dibisikin jika wajahnya Yu Waginem itu mirip Raisya, eh si pemimpin langsung saja percaya begitu saja? Padahal, wajah asli Yu Waginem itu bukanlah seperti Raisya, melainkan lebih mirip dengan.

“Ade Juwita.”

Khan Vangke Kalau Begini Caranya?

Salam Jemblem..




1 COMMENT

  1. “Prabowo itu korban kebohongan dari konspirasi ilumintary dan Freemason Yahudi, bong,” kata seorang kamvret yang lagi makan di Warteg dengan bermodalkan pulpen (alias nyatet).

    Apa Prabowo dikorbankan karena ancamannya yang sering bilang ingin nasionalisasi perusahaan asing ya? Memang sangat mengerikan bagi orang-orang asing kalau ada usaha ke nasionalisasi itu, dan patut bekerja keras untuk menyingkirkan Prabowo dari kemungkinan jadi presiden. Lantas kalau ini memang permainan orang asing, berarti ‘setan’ yang dimaksudkan RS ya itulah. Bagusnya memang kalau RS jelaskan secara mendeteil penciptaan hoaksnya itu, mulai dari bujukan untuk bikin operasi kecantikan dimana si pembujuk jelas sudah mengerti akan bikin muka bengkak, untuk kemudian bisa dipotret dimanfaatkan. Terus ke pembisikan pertama ke siapa dan mengapa dan kapan. Sasaran utama tentu Prabowo si ‘pembenci asing’ itu.
    Sim sallabing . . . Prabowo kena siding he he . . . pande-pande wili. Sepintar-pintarnya babi hutan . . . akhirnya tergantung merintih disiding perjuma deleng Pa Gura. Ningkalak, emkap bagi leto kabang katepen cekurkur i taneh . . . hua ha ha.
    Dari segi lain nation ini perlu juga berterima kasih kepada pak Bowo mau ikut bertanding dengan petahana Jokowi, walaupun dia ngerti kalau akan kalah juga. Kalau tidak ya boring sekalilah pesta demokrasi ini. Dan tidak akan ada dorongan untuk berpikir lebih dalam soal kontradiksi yang akan selalu jadi tenaga penggerak perubahan dan perkembangan bangsa ini.

    MUG

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.