Kolom Acha Wahyudi: MANUSIA SKIZOFRENIA

0
174

Hampir seluruh spesies manusia mewarisi gen yang nyeleneh sebagai warisan evolusi. Salah satunya ada dalam susunan syaraf ataupun transmitter otak yang mengakibatkan kita memiliki kegilaan masing-masing. Almarhum nenekku, seorang Melayu, saat aku nakal selalu mengatakan dalam logat Melayu: “Semwa manusye punye penyakit gile. Ade 44 macam penyakit gilé… dan, tau tak? Kau tu menderita penyakit gilé nomer 17. Ta’ pernah bise diam dan membuat orang kesal. Laksane budak (anak) kemasukan hantu belau!”

Sepertinya apa yang dikatakan nenekku benar adanya. Entah dimulai sejak kapan, aku rasa aku menjadi gila saat melihat binatang melata atau saat tidak menemukan cukup telur di kulkas. Hihi ………..

Mas Didi Wahyudi yang akunnya belakangan ini ga bisa aku tag, karena kami keseringan saling blok ketika marah, dia juga punya kegilaan yang sering membuatku geram. Dia suka seenaknya menebang pohon yang aku tanam.




Beberapa waktu lalu, entah Hantu Belau mana yang merasukinya, di suatu malam dia menebang pohon mangga yang lama belum juga berbuah. Berbunga lalu rontok begitu terus. Saat Sam menemukan pohon itu telah roboh di pagi hari, ternyata ada sebuah mangga ranum di bagian atas pohon yang rasanya sangat manis dan lezat.

Dan, pagi ini, Mas Didi membuatku kembali mendidih. Aku baru saja sadar kalau dia juga menebang pohon Mangga Chokonan asal Thailand yang aku tanam 5 tahun lalu, yang juga aku beli di Trubus dengan harga relatif tidak murah.

Begitu mengetahuinya, aku sangat marah. Daripada terjadi perang Baratayudha, aku memilih langsung masuk ke salah satu kamar anakku dan mengirim pesan padanya kalau hari ini aku memintanya segera berangkat ke kantor sebelum kemarahan membuatku gila.

Kemudian aku katakan pada Sam, seorang setia yang telah bekerja di rumah kami selama 10 tahun ini, yang sedang membereskan kayu dan ranting di kebun: “Apabila perlu sesuatu, bisa katakan langsung ke Bapak, karena aku tidak akan bicara dengan Pak Didi selama sebulan! Dan aku tidak main-main!!!”

Jadi sahabatku yang telah didiagnosa menderita Skizofrenia… jangan bersedih…Bahkan manusia yang mungkin paling banyak disebut namanya di bumi…sangat mungkin termasuk juga penderitanya.

Sahabatku, berbahagialah dalam kegilaan kita. Tetaplah menjadi gila yang dapat memberikan arti dan banyak manfaat atas keberadaan kita. Bukan malah menebar kebencian, kerusakan bahkan memusnahkan manusia lain, seakan hanya kitalah kaum terpilih yang berhak tinggal di Bumi.

Salam Tetap Waras dalam Kegilaan!




Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.