Kolom Boen Syafi’i: NASAB ITU MASIH KALAH DENGAN NASIB

0
675

Terdengar kabar bahwa Habib muda Bahar Smith ditolak keberadaanya untuk memberikan ceramah di Kota Manado. Wow, sekelas Habib ditolak keberadaannya? Apakah warga Manado itu intoleran? Ataukah warga Manado tidak menghormati keberagaman?

Baiknya sebelum menyalahkan orang lain, kita sendiri harus merenung dan berintrospeksi dengan kesalahan sendiri.

Bukan lantas selalu menuduh orang lain yang salah, tetapi nyatanya perilaku diri sendiri selalu diliputi oleh keburukan. Termasuk si Bahar Smith ini, tentunya pasti ada yang salah di dalam perilakunya, hingga ditolak keberadaanya.




“Loh, emang seorang Habib itu punya salah? Sesalah-salahnya Habib, itu lebih salah kita, lho, Kang.”

Weladalah, jika kita makan nasi, lantas opo para Habib itu makan kembang? Kita punya syahwat, terus opo para Habib itu sudah tidak kepingin punya anak? Tidak, kan? Itu tandanya kita ini sejatinya sama dengan mereka, meskipun hidung kita mancungnya ke dalam. Sedangkan yang membedakan hanyalah tingkat spiritualitas dari para hamba-hambaNya.

Katanya Islam itu tidak mengenal kasta? Namun kenapa sebagian pemeluknya masih suka mengelompokan satu dengan yang lainya? Jangan mentang-mentang bergelar Habib, lantas dengan seenak udelnya bicara ngawur dan suka merendahkan sesamanya. Apakah Datuknya mengajarkan hal yang demikian?

Tentu saja Rosululloh Saw tidak pernah suka terhadap perilaku ngawur, seperti apa yang dilakukan oleh si Bahar Smith ini, bukan? Dan si Smith yang masih muda ini perlu mendengarkan wejangan dari Al Maghfurlah Gus Dur, yang pernah berkata: “Rosululloh Saw itu diikuti ratusan juta umat manusia bukan karena puasa ataupun sholatnya. Melainkan karena perilaku welas asihnya yang sangat luar biasa.”

Ah, Mit Smith, baru ngaku sebagai cucu Nabi saja sudah bangga. Aku seng dadi putune Mbah Darmo wae biasa dan ora sombong. Padahal Mbah Darmo itu cucunya Nabi Adam As, lho?

Edian Tenan Toh Mbah Ku.

Salam Jemblem..




Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.