Bupati dan DPRD Minta Tingkatkan Pelayanan Puskesmas di Kabupaten Karo

0
351

B. KURNIA P.P. KABANJAHE — Tim Akreditasi surveior dari Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (AFKTP) Kementrian Kesehatan RI (dr. Fia Dewi Auliani MARS, H. Amri Madjid SKM dan  dr. Ahmad Ramadhan MKM) [Senin 22/10 – Rabu  24/10] melakukan penilaian di Puskesmas Barusjahe.

Ini dikatakan oleh Ketua Tim akreditasi dr. Fia Dewi Auliani MARS [Senin 22/10: Pagi] di hadapan Bupati Karo (Terkelin Brahmana), anggota DPRD Karo (Firman Firdaus Sitepu), Kepala Bappeda (Ir. Nasib Sianturi MSi), Kepala dinas Pemberdayan perempuan dan Anak (dr. Hartawati Br Tarigan), Direktur RSU Kabanjahe ((dr. Arjuna Wijaya SPp), Camat Barusjahe (Kalsium Sitepu), Muspika Barusjahe, Kepala puskesmas UPTD Barusjahe (dr Tetra Sakti Ginting), dan Para Pegawai Puskesmas Barusjahe.

Sementara Bupati Karo (Terkelin Brahmana) mengucapkan selamat datang kepada tim survei.




“Kita tahu tim bekerja atas adanya amanat Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014  bahwa setiap Puskesmas wajib untuk diakreditasi secara berkala paling sedikit 3 tahun sekali. Inilah dasar sehingga Ibu/ bapak sekalian bisa bertatap muka dengan kami di sini,” kata Terkelin Brahmana diawali dengan mengucapkan Mejuah-juah.

Sambungnya, Akreditasi merupakan salah satu persyaratan kredensial sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang bekerjasama dengan BPJS, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan Pada Jaminan Kesehatan Nasional.

“Berdasarkan penjabarannya, tujuan umum dari akreditasi Puskesmas adalah meningkatkan mutu layanan Puskesmas,” tambahnya.

Oleh sebab itu, proses penilaian eksternal oleh Komisi Akreditasi terhadap Puskesmas untuk menilai apakah sistem manajemen mutu dan sistem penyelenggaraan pelayanan dan upaya pokok sesuai dengan standar yang ditetapkan.

“Semua ini kami serahkan kepada tim untuk menentukan kelayakannya. Kami tahu tim akreditasi Puskesmas merupakan komisi yang memang sudah dilatih khusus menjadi penilai apakah sebuah Puskesmas lulus akreditasi atau tidak,” ujarnya.

Kadis Kesehatan Kabupaten Karo (drg Irna Safrina Meliala) mengatakan tujuan utama akreditasi Puskesmas adalah untuk pembinaan peningkatan kualitas kerja melalui perbaikan yang berkesinambungan terhadap sistem manajemen, sistem manajemen mutu dan sistem penyelenggaraan pelayanan dan program, serta penerapan manajemen risiko, dan bukan sekedar penilaian untuk mendapatkan sertifikat akreditasi. Sedangkan tujuan khususnya antara lain memacu Puskesmas untuk memenuhi standar yang ditetapkan

Menetapkan strata akreditasi Puskesmas yang telah memenuhi standar yang ditentukan, memberikan jaminan kepada petugas Puskesmas bahwa pelayanan yang diberikan telah memenuhi standar yang ditetapkan, memberikan jaminan kepada pelanggan/masyarakat bahwa pelayanan yang diberikan oleh puskesmas telah sesuai standar




“Terbinanya Puskesmas dalam rangka memperbaiki sistem pelayanan, mutu dan kinerja,” pungkas drg. Irna.

Anggota DPRD Karo Firman Firdaus Sitepu angkat bicara. Jika ditelisik keberadaan Puskesmas seperti yang diutarakan di atas akan diakreditasi serta memacu pelayanan dan mutu Puskesmas.

“Harapan saya, utamakan pelayanan kepada masyarakat dalam penanganan kesehatan. Apalagi bila yang datang berobat adalah Lansia. Kasihan jika tidak dilayani. Kalau dilihat dari tujuan khusus dan tujuan umumnya memang sangat mulia tugas Puskesmas. Tidak ada alasan pelayanan tidak baik, harus baik dan masyarakat luas,” tegas Firdaus.

Bisa dikatakan ini sebagai perbaikan lini pelayanan kesehatan pertama yang berhadapan dengan masyarakat. Saat ini Puskesmas masih menjadi tempat layanan umum yang diminati masyarakat luas.

“Semoga dengan adanya akreditasi ini akan membuat kelas Puskesmas menjadi lebih baik dari sebelumnya,” imbuh Firdaus.

Keterangan Poto : Bupati Karo, Terkelin Brahmana berpoto bersama tim Akreditasi AFKTP.




Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.