Kolom Boen Syafi’i: POLITIK MENANG KALAH HASILKAN TRAGEDI NJENGKING BERJAMAAH

0
313

Sore di tanggal 23 Juli 2001, Amien Rais yang saat itu memegang jabatan sebagai Ketua MPR resmi mengetok palunya untuk mengakhiri jabatan Presiden Gus Dur yang hanya 1 tahun. Sebuah ending yang tidak bisa diterima oleh rakyat khususnya warga NU kala itu.

Hanya dengan tuduhan yang tidak pernah terbukti kebenarannya

Namun, kemarahan dari rakyat yang melihat pemimpinnya dizalimi, ternyata diredam sendiri oleh seseorang yang justru “tertawa” ketika mengetahui dirinya dizalimi. Ya, dialah Gus Dur yang tidak ingin terjadi perang saudara hanya gara-gara ingin membela dirinya.




Seorang negarawan sejati dan Sang Guru Bangsa memang sangat layak disematkan kepada beliau atas segala tauladan yang diberikan selama ini. Berbanding terbalik dengan apa yang diucapkan oleh seorang Prabowo, dengan sadar si Capres ini mengatakan: “Politik itu soal menang kalah, bukan soal baik atau buruk.” Suka tidak suka, sejatinya hal inilah yang ada di dalam hati si Prabowo selama ini.

Wajar jika dirinya menggelar Konpress untuk menyudutkan sang petahana dengan kasus Ratna Sarumpaet yang ternyata sudah direkayasa. Apa yang diucapkan Prabowo ini ternyata sama persis dengan sudut pandang si Suharto Orba. Bukankah si Suharto kala itu juga memakai slogan yang sama, yakni tentang menang kalah di dalam politik, bukanya tentang baik dan benar?

Kasus Marsinah, kasus Priok dan kasus penculikan aktivis 98 yang sampai kini belum ditemukan jasadnya adalah bukti nyata begitu bengisnya sudut pandang si dedengkot Orba. Politik menang kalah biasanya hanya berfikiran picik dengan menghalalkan segala cara asal tujuanya tercapai. Jika berpolitik sudah terbiasa menghalalkan segala cara, maka kasus-kasus Marsinah, Priok, ataupun Jamal Kasoggi yang dimutilasi siap-siap saja terulang kembali.

“Pakne, seberapa greget dirimu?”

“Kemarin si Wowo njengking berjamaah, Bune”

“Terus Pakne?”

“Eh yang kepilih malah orang yang difitnahnya”

“Eaaaaaaaa.”

Salam Jemblem..




Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.