Gapura Little India Diresmikan di Medan

0
185

ADINDA DINDA. MEDAN — Wali Kota Medan (Drs H T Dzulmi Eldin S MSi) meresmikan Gapura Little India di Jl. KH Zainul Arifin [Sabtu 27/10: Malam]. Kehadiran gapura yang berada di Kampung Madras (dulu bernama Kampung Keling) ini diharapkan dapat menjadi simbol persatuan di Kota Medan dengan masyarakatnya yang beragam kultur maupun agama.

Kehadiran Gapura Little India merupakan pertama di Indonesia serta ke tiga di Asia Tenggara setelah Little India yang ada di Singapura dan Malaysia. Di kedua negara tetangga itu, Little India merupakan pusat tinggal warga turunan India sekaligus pusat kuliner dan handycraft khas India, termasuk pejualan rempah-rempah, kain serta kuil spritualnya.

Peresmian Gapura Littel India ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita dan pelepasan balon yang dilakukan Wali Kota bersama Dubes India Kumar Rawat, Konsul Jenderal India  untuk Medan Dr Shalia Shahm dan Ketua Umum Gema Sadhana AS Kobalen  MPhil serta para tokoh agama Hindu ini. Peresmian  disaksikan ribuan warga turunan India  yang ada di Kota Medan, anggota DPD RI palindungan Purba dan Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Nanda Ramli.

Dengan peresmian yang dilakukan itu, Wali Kota berharap Little India yang ada di Kampung Madras ini semakin menambah keindahan Kota Medan sekaligus pusat 5temnpat tinggalnya warga turunan India  di Kota Medan. Kehadiran Little India ini diharapkan Wali Kota semakin mengenalkan budaya India baik dari  seni, budaya, kerajinan tangan maupun kulinernya.

“Saya berharap masyarakat India yang berada di kawasan ini dapat menggelar kegiatan yang bersifat budaya maupun kesenian asli India beserta kulinernya sehingga kawasan ini dapat menambah daftar objek wisata di Medan. Tentunya seluruh Pemko Medan akan mendukung sepenuhnya,” kata Wali Kota.

Selanjutnya terkait dengan meriahnya perayaan Deepavali  5120 Kaliyuga yang digelar Gema Sadhana ini, jelas Wali Kota, menunjukkan tingginya tingkat toleransi antar umat beragama di Indonesia, khususnya di Kota Medan. Hal ini sesuai dengan slogan Bhineka Tungga Ika dan nilai luhur yang terkandung di dalam Pancasila.

Di samping itu, tambah Wali Kota, perayaan Deevapali juga sebagai bentuk penghargaan dan pengakuan masyarakat Kota Medan akan keberadaan umat Hindu di Kota Medan. “Selama ratusan tahun, keberadaan umat Hindu telah memberi warna yang menambah keindahan warna kehidupan sosial masyarakat di Kota Medan. Semoga kondisi yang  baik dan harmonis ini terus terjaga di masa mendatang,” harapnya.

Perayaan Deepavali  dengan mengusung tema, “Melalui Ragam Budaya & Kebhinekaan, Kita Tingkatkan Pariwisata Nusantara” berlangsung meriah,  ribuan warga Hindu dan masyarakat Kota Medan berbaur dan memadati lokasi acara untuk mengikuti dan menyaksikan rangkaian acara yang telah dipersiapkan panitia. Berbagai kesenian khas India seperti tarian tradisional dan musik India dipertunjukkan guna menghibur pengunjung yang hadir.

Sebelum mengikuti proses acara,  Wali kota setibanya di lokasi acara  langsung disambut dengan tarian khas India. Setelah itu panitia menyelempangkan kain tradisional India  sebagai bentuk penghargaan sekaligus apresiasi atas kehadiran Wali Kota. Jelang peresmian Gapura Little India,  suasana  semakin meriah menyusul digelarnya pesta kembang  api hampir setengah jam.

Sementara itu Duta Besar India  Pradeep Kumar Rawat, mengaku sangat kagum dengan kondusifnya hubungan antar umat beragama di Medan. Hal ini tampak dengan dimulai acara doa bersama dari berbagai pemuka agama. Menurut Pradeep,  konsep Bhineka Tunggal Ika terealisasi dengan baik di Medan.

“Saya mengucapkan selamat kepada Pemko Medan dan masyarakat Kota Medan, terutama warga turunan India atas diresmikannya Gapura Little India. Apalagi Medan merupakan kota pertama di Indonesia yang memiliki Little India. Semoga ini semakin menambah rasa kebersamaan dan persatuan,”  ungkap Predeep.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.