GlobalBeacon(SM) Telah Beroperasi Lebih Dini dari Rekomendasi Pemantauan Penerbangan Maskapai ICAO

GlobalBeacon, sebuah solusi buatan Aireon dan FlightAware, kini menyediakan pemantauan penerbangan secara global dan seketika bagi para maskapai penerbangan, lebih dini dari pelaksanaan sejumlah rekomendasi ICAO tentang standar dan praktik pemantauan penerbangan

0
100

RANDALL LAZUARY. MCLEAN (Virginia, USA) — Aireon LLC dan FlightAware hari ini mengumumkan GlobalBeaconSM telah beroperasi dan menyediakan pemantauan penerbangan global bagi berbagai maskapai penerbangan, lebih dini dari Global Aeronautical Distress Safety System (GADSS) yang diusulkan International Civil Aviation Organization (ICAO), akan berlaku pada 8 November 2018.

GlobalBeacon memberi pemantauan pesawat terbang secara global dalam hitungan menit kepada sejumlah maskapai, kapan pun, dan di lokasi mana pun di dunia.

GlobalBeacon menjadi layanan pertama di dunia dan solusi turnkey yang melampaui sejumlah standar GADSS, serta praktik usulan tentang pemantauan penerbangan. Dengan menggabungkan platform pengolahan data dan web-interface FlightAware dengan jaringan ADS-B yang berbasis di angkasa dari Aireon, GlobalBeacon melintasi batas-batas negara dan Flight Information Regions (FIRs), serta menyingkirkan kesenjangan jangkauan pemantauan di kutub ruang angkasa, melampaui gurun dan wilayah kelautan.

Inti keunggulan GlobalBeacon adalah pengumpulan informasi pemantauan dari jaringan ADS-B yang berbasis di ruang angkasa buatan Aireon, serta data penerbangan kontekstual dari FlightAware —termasuk asal, tujuan, rencana rute penerbangan, serta perkiraan waktu kedatangan (estimated time of arrival/ETA).

Kini telah beroperasi, GlobalBeacon membantu berbagai maskapai dari skala usaha apa pun agar bisa secara proaktif menindaklanjuti situasi darurat. GlobalBeacon menjembatani komunikasi antara operator pesawat terbang dan pengendali lewat pemantauan armada secara terus-menerus, alat dan peringatan darurat otomatis sehingga memudahkan kegiatan berbagi informasi.

“FlightAware dan Aireon mengumumkan pengembangan GlobalBeacon pada September 2016lalu. Kini, hanya tinggal hitungan hari dari pemberlakuan rekomendasi ICAO GADSS tentang pemantauan penerbangan. Kami memiliki solusi yang telah beroperasi, tak hanya melampaui rekomendasi pada 2018 namun juga mencakup sejumlah komponen yang telah hadir lebih dini dari ketentuan pada 2021,” ujar CEO, Aireon, Don Thoma. “Kami sangat bangga atas kemitraan yang terbina Bersama FlightAware, dan lewat kerja sama ini, ADS-B berbasis di ruang angkasa telah beroperasi melalui banyak maskapai dan operator pesawat terbang.”

“GlobalBeacon memberi solusi hemat biaya dan mudah dipasang, serta melampaui seluruh standar dan praktik usulan GADSS tentang pemantauan penerbangan. GlobalBeacon dirancang agar bisa bekerja, bersamaan dengan sejumlah proses dan perangkat yang ada, serta lazim dipakai para operator pesawat terbang.

Dengan demikian, GlobalBeacon mudah diterapkan dan digunakan oleh maskapai penerbangan skala apa pun. Dengan memanfaatkan teknologi ADS-B yang ada, GlobalBeacon telah memiliki keunggulan istimewa ketimbang sejumlah solusi lain sebab tak membutuhkan peranti keras atau peralatan baru yang harus dipasang di atas atau di dalam pesawat terbang,” kata CEO, FlightAware, Daniel Baker.

Pada akhir September 2016, Qatar Airways diumumkan sebagai maskapai pertama yang memakai teknologi GlobalBeacon terbaru, memasok informasi secara langsung bagi Integrated Operations Centre miliknya. Sejak tahap awal pengembangan produk, Qatar Airways telah terlibat dalam uji coba dini dan validasi GlobalBeacon.

“Tepat setelah kami mengumumkan pembuatan GlobalBeacon, Qatar Airways bergabung sebagai pelanggan pertama GlobalBeacon. Mengingat keterlibatan mereka sedari awal, kami telah mampu menguji coba dan membuktikan produk tersebut dan menjamin produk ini melaksanakan praktik-praktik terbaik dalam pemantauan penerbangan global dan pelacakan armada,” jelas Baker.

Group Chief Executive, Qatar Airways, Yang Mulia Akbar Al Baker, bilang: “Kami gembira atas kesempatan menjadi maskapai pertama yang memakai teknologi ADS-B yang berbasis di ruang angkasa, dan kami terhormat karena bisa bekerja sama dengan FlightAware dan Aireon dalam pembuatan solusi ini. Sebagai salah satu maskapai dengan perkembangan terpesat di dunia, kami ingin terus menyajikan layanan terbaik bagi seluruh pelanggan. GlobalBeacon secara mudah terpadu dengan teknologi compliant flight watch ICAO 2018 (Total Operations System) yang telah dipakai sebelumnya, serta lebih lanjut meningkatkan aspek keselamatan pada kegiatan operasional serta manajemen armada kami dengan informasi terbaru setiap menit bahkan kurang.”

Tentang Aireon LLC
Aireon menggunakan sistem pemantauan lalu lintas udara yang berbasis di ruang angkasa untuk pesawat terbang yang dilengkapi Automatic Dependent Surveillance-Broadcast (ADS-B) di seluruh dunia. Aireon akan memanfaatkan berbagai teknologi pemantauan penerbangan generasi terbaru yang saat ini berada di darat, serta, untuk kali pertama dalam sejarah, memperluas jangkauannya secara global agar secara drastis meningkatkan efisiensi, aspek keselamatan, mengurangi emisi dan mewujudkan penghematan biaya bagi seluruh pemangku kepentingan.

Pemantauan ADS-B secara seketika akan meliputi samudera, daerah kutub dan wilayah terpencil, serta meningkatkan sistem pemantauan di darat yang memiliki keterbatasan jangkauan wilayah terbang. Bekerja sama dengan ANSP terkemuka di dunia, seperti NAV CANADA, the Irish Aviation Authority (IAA), Enav, NATS dan Naviair, serta Iridium Communications.

Aireon akan memberikan sistem pemantauan lalu lintas udara secara global, seketika dan berbasis di ruang angkasa kepada seluruh pemangku kepentingan industri penerbangan. Untuk informasi lebih lanjut tentang Aireon, silahkan mengunjungi www.aireon.com.

Tentang FlightAware
FlightAware adalah perusahaan terbesar di dunia di bidang data pemantauan penerbangan, dan menyediakan berbagai solusi pemantauan penerbangan global bagi lebih dari 10.000 operator pesawat terbang dan perusahaan jasa, serta lebih dari 12.000.000 penumpang.

FlightAware memanfaatkan data dari sistem pengendali lalu-lintas udara (air traffic control) di 45 lebih negara, dari jaringan FlightAware yang terdiri atas lebih dari 8.000 stasiun pemantauan di darat yang tersebar di 200 lebih negara, serta memakai global datalink. Untuk informasi lebih lanjut tentang FlightAware, kunjungi: flightaware.com

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.