Kolom Asaaro Lahagu: RUPIAH MENGUAT, JOKOWI LENGSER BULAN NOVEMBER, AKHIRNYA TERBUKTI

2
685

Apa yang bisa membuat Jokowi jatuh? Hanya dua, yakni dollar dan hoax. Begitulah prediksi para pengamat kelas kedai kopi hingga pengamat kelas kerbau. Maka, ketika dollar naik, Rupiah terpuruk, lawan-lawan Jokowi bersorak, bertepuk tangan dan menari-nari. Tanda-tanda bahwa Rupiah semakin anjilok terlihat dari nilai kurs dollar sudah menembus Rp 15.350 per dollar selama bulan September-Oktober.

Ini jelas menggembirakan lawan Jokowi. Harapan dan impian mereka bahwa Jokowi tumbang sendiri karena dollar menjadi nyata.

Para lawan Jokowi berdoa keras dengan cucuran airmata agar kurs Rupiah terus anjilok. Kalau bisa tembus level Rp 25.000 per dollar. Dengan demikian ekonomi akan kacau, masyarakat panik, inflasi melambung dan terjadi kelangkaan kebutuhan pokok. Penjarahan ala tahun 1998 pun terjadi di mana-mana.




Segala penjelasan dari para menteri Jokowi faktor Rupiah merosot karena perang dagang Amerika-China, ekspetasi kenaikan Fed Fund Rate, sama sekali tidak dipercaya para lawan Jokowi. Bahkan penjelasan soal fundamental ekonomi Indonesia yang masih kuat, juga tidak dihiraukan oleh lawan Jokowi.

Para lawan Jokowi meyakini bahwa pada bulan November-Desember 2018, Jokowi akan tumbang karena dollar. Prediksinya pada awal November Rupiah sudah mencapai level Rp 17.000 dan menuju level Rp 20.000. Dengan gejolak Rupiah, maka posisi Jokowi di ujung tanduk.

Lalu, apa yang terjadi dalam dua-tiga hari ini? Per 6 November 2018, Rupiah semakin menguat dan terbaik di Asia. Kurs terakhir dollar sudah menyentuh Rp 14. 750 per dollar. Dan tak tertutup kemungkinan Rupiah akan terus menguat. Itu berarti harapan para lawan Jokowi, Rupiah ambruk, gagal total.

Keadaan ekonomi yang genting, masyarakat panik, berbondong-bondong memborong Dollar Amerika, tak terjadi. Hoax Indonesia menuju kebangkrutan, tidak bisa digoreng. Prediksi oposisi Jokowi lengser pada bulan November, akhirnya terbukti. Namun bukan lengser benaran tetapi justru lengser dari posisinya yang sudah di ujung tanduk.

Ketika memasuki bulan November 2018, dengan cepat Rupiah menguat di posisi terkuatnya Rp. 14.750 per dollar Amerika. Penguatan Rupiah diiringi juga penguatan perekonomian yang tetap tumbuh pada kisaran 5,17 persen. Dengan demikian Jokowi akhirnya berhasil lengser dari posisinya sebagai Presiden yang gagal menstabilkan Rupiah.




Di bulan Oktober sebelumnya, Jokowi juga berhasil lengser dari serangan hoax mematikan. Skenario hoax Ratna Sarumpaet untuk menghantam Jokowi juga gagal. Jokowi lengser dari bidikan serangan hoax dan malah berbalik menghantam kubu lawan-lawannya tanpa ampun.

Pada bulan yang sama, akhir Oktober 2018 ini, Jokowi juga lagi-lagi lengser dari bidikan hoax pembakaran bendera Tauhid yang digoreng berdarah-darah oleh kubu lawan. Jokowi lengser dari arah titik panah demo berjilid-jilid dan malah kubu lawan melakukan blunder sendiri lewat ucapan tampang Boyolali.

Sandiaga Uno juga gagal membidik Jokowi sebagai Presiden yang tak mampu mengamankan harga tempe. Usaha keras berbulan-bulan Sandiaga Uno turun ke pasar dan aktif menyebarkan hoax mahalnya tempe dan petai, gagal total. Hanya dengan sekali turun ke pasar dan menunjukkan tempe tebal dan petai besar yang murah, Jokowi lengser dari hoax Sandiaga.

Dari berbagai survei, prediksi Amin Rais bahwa Jokowi akan dilengserkan oleh Allah kini semakin terbukti. Dari hasil berbagai survei, Jokowi tetap di atas Prabowo. Dengan fakta itu, bisa dipastikan Jokowi sangat berpeluang dilengserkan Allah dari prediksi Amin Rais. Dan malah Taufik Kurniawan, kader partai Allah-Amin Rais sudah lengser duluan.

Di tilik ke belakang, lengsernya Jokowi dari posisinya sebagai Presiden sudah beberapa kali diramalkan oleh berbagai pihak. Hanya seminggu menjadi Presiden, elit PDIP Effendi Simbolan sudah memprediksi Jokowi lengser paling lama tiga bulan, sejak ia berkuasa.




Namun, setelah tiga bulan, Jokowi akhirnya terbukti lengser dari posisi terlemahnya. Ia malah mampu melengserkan Ical dari Ketum Golkar, Novanto dari Ketua DPR, Anis Matta, Hatta Rajasa, Surya Dharma Ali dari posisinya masing-masing. Kini Ical bergabung dengan Jokowi bersama Erick Thohir sebagai Ketua Tim Suksesnya.

Prediksi Jusuf Kalla bahwa ia akan mampu mendikte Jokowi dalam waktu tiga bulan akhirnya juga terbukti. Skenario Jusuf Kalla bersama Sudirman Said dan Setya Novanto, untuk mencoba mendikte Jokowi terkait Freeport kini terbukti. Novanto masuk penjara, dan Jokowi sukses mengambil-alih saham Freeport sebanyak 51 persen di bulan September 2018.

Kini Jokowi membuktikan bahwa ia telah lengser dari sosok yang mudah didikte menjadi sosok berkepala batu, pantang menyerah, dan setegar batu karang. Faktanya, Sudirman Said lengser dari kursi Menteri, Jusuf Kalla lengser dari kursi The Real President.

Sematan Megawati kepada Jokowi sebagai petugas partai, kini juga terbukti. Jokowi telah lengser dari posisinya sebagai petugas partai. Kini Jokowi benar-benar The Real President. Ia telah lengser dari boneka Megawati, boneka PDIP dan malah menjadi ikon elektabilitas tinggi PDIP.




Jokowi kini mampu membuat partai-partai pendukungnya tunduk kepada keputusannya. Usaha PDIP untuk melengserkan Menteri BUMN, Rini Soemarni dulunya dan sampai sekarang, akhirnya mental di tangan Jokowi. Pun dalam pemilihan Kapolri, Jokowi telah lengser dari tekanan PDIP untuk menjadikan Budi Gunawan menjadi Kapolri, dengan memilih sosok lain, Tito Karnavian.

Jokowi juga pernah diprediksi beberapa kali akan lengser karena gagal menutup defisit APBN, gagal melanjutkan proyek infrastrukturnya, gagal menghindari utang dan gagal melaksanakan program Tax Amnesty. Namun, apa yang terjadi? Defisit APBN berhasil diatasi, Tax Amnesty sukses besar dan berbagai proyek infrastruktur dalam proses penyelesaian dan tinggal menunggu waktu untuk menggunting pita.

Pada akhir 2016 dan awal 2017, Jokowi juga lengser dari upaya kudeta lewat pintu kasus Ahok. Dengan kecerdasan Tito Karnavian, Jokowi berhasil lolos dari bidikan demo berjilid-jilid nomor Togel. Pun Jokowi berhasil lengser dari jebakan kasus Rizieq dan malah sebaliknya Rizieq terperangkap di Arab Saudi.

Kini Jokowi ternyum lega karena berhasil lengser dari proyeksi lawan-lawan politiknya. Ia lengser dari jebakan batman Prabowo soal Cawapresnya. Ia lengser dari jebakan Sandiaga soal ketua tim suksesnya, Gatot, dan terakhir tentunya lengser dari jatuhnya Rupiah dan serangan hoax mematikan. #JokowiLagi.




2 COMMENTS

  1. Pemimpin sejati akan selalu memberi harapan dalam situasi terburuk sekalipun. Dengan kata laim pemimpin sejati itu menginspirasi. Inspirasi terbesar dari seorang pemimpin adalah melalui perbuatannya, bukan perkataanya. Mereka yg menyebut pemimpin, yang terbaik pula, tetapi menebar ketakutan serta kebohongan bukanlah pemimpin.

  2. Sekarang timses capres sebelah meratapi penguatan rupiah, sambil teriak2 ttg kesejahteraan rakyat, atau berlagak pilon seperti biasa

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.