Manufacturing Indonesia 2018 Series akan berlangsung pada 5-8 Desember 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

ITA APULINA TARIGAN. JAKARTA — Manufacturing Indonesia 2018 Series, pelopor pameran Indonesia di sektor teknologi dan servis manufaktur, akan dimulai pada 5-8 Desember 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, bekerjasama dengan Machine Tool Indonesia, Tools & Hardware Indonesia, dan Industrial Automation & Logistic Indonesia 2018. Menampilkan mesin-mesin produksi, hingga peralatan, bahan, dan servis manufaktur, lewat pameran ini, seluruh pengunjung akan mendapatkan pemahaman terbaik mengenai teknologi di balik industri manufaktur 4.0.

Lebih dari 1.600 peserta perusahaan akan berpartisipasi dalam pameran dan akan menarik lebih dari 34.000 pengunjung selama 4 hari berlangsung pameran.




Untuk pertama kalinya selama 3 dekade perhelatan, acara ini akan diselenggarakan bersamaan dengan pameran subkontraktor industri pertama di IndonesiaSubcon Indonesia 2018, yang akan mendorong industri manufaktur dalam memasuki peluang masa depan bisnis Indonesia.

Untuk pertama kalinya, pameran ini juga akan memperkenalkan Industry 4.0 Showcase, yang menampilkan berbagai teknologi dan produk Industry 4.0, dengan 9 pilar utama termasuk manufaktur aditif, augmented reality, big data & analytics, cybersecurity, dan robot otonom. Esensi dari Manufacturing Indonesia adalah mengenai teknologi. Dengan menampilkan Industry 4.0 yang berasal dari seluruh ekosistem, kesembilan pilar Industry 4.0 akan dipamerkan khusus untuk mengungkap potensi manufaktur pintar Indonesia di masa depan.

Pameran ini akan menampilkan mesin-mesin produksi, hingga peralatan, bahan, dan servis manufaktur.

“Kami yakin bahwa pertumbuhan yang digerakkan oleh teknologi ini bisa membuat para manufaktur Indonesia untuk lebih bersaing melalui peningkatan produksi. Pada edisi ke-32 tahun ini, kami menghubungkan puluhan ribu manufaktur dengan mempersiapkan teknologi dan solusi dari lebih 28 negara untuk mendukung roadmap Making Indonesia 4.0 menuju ekonomi yang lebih efisien namun juga berkualitas. Oleh karena itu, kami optimis, acara ini bisa turut mensukseskan visi Industry 4.0 di Indonesiakedepannya,” jelas Maysia Stephanie, Project Director dari Pamerindo Indonesia.

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, telah merancang roadmap Industry 4.0, Making Indonesia 4.0, di awal tahun 2018. Ini menjadi lompatan besar bagi sektor industri, di mana teknologi informasi kini terintegrasi dengan proses produksi dan manufaktur termutakhir, yang selanjutnya menargetkan Indonesia masuk dalam 10 ekonomi terbesar dunia pada 2030. Saat ini, Indonesia telah terdaftar sebagai salah satu dari 10 industri manufaktur dunia oleh Organisasi Pengembangan Industri Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIDO).




Selama pameran, seluruh pengunjung akan melihat beberapa peserta pameran terkemuka yang berpartisipasi, antara lain DMG Mori, First Machinery Trade Co, Jaya Metal, Kanematsu KGK, Mitsubishi Electric Indonesia, Somagede dan Yamaha Motor Parts Manufacturing Indonesia.

“Perusahaan manufaktur dan kelistrikan Indonesia sudah mengikuti standar internasional dan SNI, di mana produksi diadaptasi berdasarkan pesanan atau sudah tersedia. Sehingga proyek industri dan infrastruktur memanfaatkan rancang bangun dan rekayasa telah mampu dilayani oleh industri nasional, walaupun beberapa material dan komponen ke hasil industri hilir masih impor. Ini jelas akan berpengaruh signifikan pada perputaran ekonomi nasional,” ujar Karnadi Kuistono, Ketua APPI Jakarta.

Pameran ini akan mengungkap potensi manufaktur pintar Indonesia di masa depan serta seluruh pengunjung akan mendapatkan pemahaman terbaik mengenai teknologi di balik industri manufaktur 4.0.

Teknologi-teknologi yang dibutuhkan dan ditampilkan perusahaan pendukung akan dipresentasikan dalam pameran yang berlangsung selama empat hari dari 5-8 Desember 2018. Informasi lebih lanjut, dapat kunjungi https://manufacturingindonesia.com/.

Tentang Pamerindo Indonesia:

Pamerindo Indonesia adalah penyelenggara pameran internasional terkemuka di Indonesia, dan telah menyelenggarakan lebih dari 180 pameran perdagangan internasional di Jakarta, Surabaya dan Bali. Pamerindo menyediakan platform berkualitas bagi pembeli dan penjual untuk berinteraksi, bertukar informasi dan berdagang.

Pamerindo Indonesia adalah bagian dari jaringan UBM, penyelenggara pameran komersial terbesar di Asia, Cina, India dan Asia Tenggara, dengan kehadiran yang kuat dari 36 kantor dan lebih dari 1.600 staf di 25 kota besar, dan gabungan portofolio lebih dari 290 acara, 28 publikasi perdagangan dan 18 produk online yang mencakup berbagai sektor pasar. UBM menyediakan layanan global terdiversifikasi satu atap untuk melakukan bisnis bernilai tinggi, berita industri yang berkualitas, dan jaringan perdagangan.








Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.