MENJADI PELOPOR JIWA WIRAUSAHA MUDA DI ERA DIGITAL

0
68

MAJA BARUS. MEDAN — Wali Kota Medan mengapresiasi kegiatan Diklatcab, Seminar dan Talkshow yang digagas oleh HIPMI Kota Medan. Menurutnya kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman serta memotivasi dan mengajak para generasi muda untuk mengembangkan jiwa-jiwa kewirausahaan.

Apresiasi ini disampaikan Wali Kota saat membuka acara Diklatcab, Seminar dan Talkshow Digital Enterpreneur dan Prospek Bisnis di Kota Medan yang diadakan oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Medan di Le Polonia Hotel Medan [Kamis 22/11].




Acara yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini dihadiri juga oleh T. Erry Nuradi selaku Pembina HIPMI Sumut. Dikatakan oleh Wali Kota, untuk menjadi seorang pengusaha muda yang sukses ke depannya, bukanlah sebuah hal yang mudah. Dibutuhkan jiwa dan mental yang kuat. Sikap mental sebagai pengusaha lebih mengutamakan semangat kemandirian, kreativitas, kerja keras dan tidak pantang menyerah untuk mencari celah kemajuan usaha.

“Menjadi pengusaha muda yang sukses itu tidak mudah. Selain harus memiliki jiwa yang tangguh dalam menghadapi segala situasi yang ada, kita juga harus memiliki kreatifitas dan inovasi agar usaha yang ada dapat terus eksis,” ujar Wali Kota.

Selanjutnya Wali Kota mengatakan, HIPMI sebagai wadah bagi para pengusaha muda diharapkan dapat membantu dalam mengeliatkan serta mengembangkan jaringan untuk memasarkan produk dari pelaku usaha tersebut.

“HIPMI harus membantu pengusaha muda dalam mengembangkan jaringan untuk memasarkan produk-produknya. Sehingga produk yang dihasilkan dapat dipasarkan bukan hanya di Indonesia namun hingga ke mancanegara. Dengan begitu, Insya Allah ekonomi masyarakat Kota Medan dapat tumbuh dan berkembang menjadi kota yang maju dan sejahtera,” tambah Wali Kota.

Kemudian Wali Kota mengungkapkan, Pemko Medan menyediakan subsidi bagi pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya. Artinya, Pemko Medan sangat mendukung generasi muda untuk berwirausaha guna membuka lapangan pekerjaan yang baru.




“Telah banyak akses yang Pemko Medan buka untuk merangsang pengusaha muda maupun calon pengusha muda untuk mau memulai usahanya secara mandiri. Pemko Medan telah memberikan bantuan wirausaha kepada pelaku UMKM pemula, membuka akses sertifikat label halal dan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dan lain sebagainya. Upaya ini kami lakukan semata untuk mendukung secara penuh para pengusaha-pengusaha muda dalam mengembangkan usahanya,” ujar Wali Kota.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Wali Kota berpesan melalui diklatcab, seminar dan talkshow ini HIPMI dan UMKM serta penggiat ekonomi lainnya dapat mengembangkan pengetahuannya di era digital, sehingga HIPMI akan mampu menjadi pelopor ekonomi kreatif serta memajukan perekonomian di Kota Medan.

“Saya berharap HIPMI dapat menjadi pelopor perekonomian di Kota Medan. Baik dalam menciptakan lapangan kerja, dalam menumbuhkan semangat berwirausaha dan pelopor ekonomi kreatif.di era digital,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Tengku Edriansyah Rendi dalam laporannya mengatakan diklatcab, seminar dan talkshow ini digelar HIPMI Kota Medan bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pengusaha muda atau pengusaha pemula di Kota Medan. Arrtinya dengan menghadirkan narasumber yang ahli dan berpengalaman para pengusaha muda dapat belajar dan menambah wawasannya di era digital.

Diklatcab, seminar dan talkshow ini turut dihadiri Senior HIPMI SUMUT, Fauzi Usman, Ketua BPD HIPMI SUMUT, Mazz Reza Pranata, Ketua BPC HIPMI Medan, Rio Adrian Sukma, SH, MKn, Pasintel Kodim 0201/BS Mayor Andri, Wakil Rektor IV UNPRI Medan, Dr. Ali Napiah Nasution, MKT, pimpinan OPD di Lingkungan Pemko Medan, para pengusaha muda dan pemula Kota Medan. Selain itu pertemuan ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan dan profesi.







Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.