Liputan BASTANTA P. SEMBIRING dari Riau

 

Hujan lebat yang terjadi hampir di semua bagian Pulau Sumatera beberapa hari ini menimbulkan banyak genangan air (banjir) di permukiman warga, lahan pertanian, dan juga jalan raya. Kondisi ini yang menghambat mobilitas ini umumnya memancing rasa jengkel warga. Namun, tidak demikian yang dirasakan oleh sebahagian penduduk sekitar Jalan Lintas Sekijang – Langgam (Kabupaten Palalawan, Riau).

Pantauan Sora Sirulo di lapangan [Senin 3/12], banyak juga warga yang menikmati genangan air akibat hujan ini.




Warga yang mayoritas kaum muda dan anak-anak tampak menikmati genangan air. Ada yang sekedar nongkrong melihat-lihat, berendam, atau mencuci kendaraannya. Tak ketinggalan ada beberapa yang memanfaatkan situasi ini mencari nafkah dengan berjualan aneka jajanan. Ini merubah pemandangan, yang tadinya banjir, kini seakan kita berada di sebuah wahana bermain dan hiburan air.

Walau demikian, ini juga berbahaya bagi anak-anak. Saat kendaraan sedang melintas, sering anak-anak itu merapat dan tak peduli akan bahaya terlindas oleh kendaraan yang melintas. Ini luput dari pengawasan orangtua.

Gelombang air yang diakibatkan mobil yang lewat juga dapat menghempaskan anak-anak. Bukan itu saja, karena kerumunan warga, kendaraan yang melintas pun sedikit terhambat. Ini sangat berbahaya bagi kendaraan berbadan kecil dan utamanya yang bermesin bahan bakar bensin. Kenderaan ini berpotensi terjadinya arus pendek akibat komponen pengapian yang kena air atau tergenang.

Sepertinya, warga di sekitar Jalan Lintas Sekijang – Langgam ini tahu menikmati banjir.

Mejuah-juah Indonesia




Advertisements

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.