Bincang Santai dengan Media, Presiden Jokowi Cerita tentang Keluarga

0
446

ARRY GINTING. BOGOR — Selepas jalan pagi bersama keluarga, Presiden Joko Widodo berbincang santai dengan puluhan awak media. Acara ini dilakukan di restoran Grand Garden, Kebun Raya Bogor, pada Sabtu, 8 Desember 2018. Dalam perbincangan tersebut, Presiden beserta keluarga mengungkapkan berbagai hal tentang keluarga. Momen ini dimanfaatkan para awak media untuk mencari tahu sisi lain Pak Jokowi selain tugasnya sebagai Kepala Negara.

“Ya berkumpul seperti ini sangat sulit. Saya harus ngomong apa adanya karena masing-masing sudah punya kesibukan sendiri, kegiatan sendiri,” ujar Presiden di hadapan para jurnalis.

Meski demikian, Presiden mengungkapkan rasa syukurnya karena ia memiliki anak-anak yang membanggakan. Terutama mengingat anak-anaknya kini sudah bisa mandiri dan memiliki usaha sendiri.

Ia menyebutkan, Gibran Rakabuming, putra sulungnya memiliki usaha berjualan martabak. Menantunya, Bobby Nasution berjualan kopi. Sementara putra bungsunya Kaesang Pangarep memiliki usaha berjualan pisang.

Alhamdulillah saya selalu bersyukur bahwa diberikan anak-anak yang menurut saya sangat membanggakan. Bersyukur mereka sudah bisa mandiri. Ada yang jualan kopi, ada yang jualan martabak, ada yang jualan pisang goreng. Yang penting mandiri, tanggung jawab sendiri, dan sudah bekerja sendiri. Artinya saya sudah enggak mikir mereka harus dicarikan pekerjaan apa. Jadi itu yang saya syukuri,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Presiden pun merasa bersyukur karena kini sudah memiliki dua orang cucu. Cucu laki-lakinya, Jan Ethes merupakan anak dari Gibran dan Selvi Ananda, dan cucu perempuannya Sedah Mirah, anak dari putrinya Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution.

“Juga nikmat ada cucu laki-laki sudah, perempuan sudah. Jan Ethes sudah, Sedah Mirah sudah. Lengkap,” sambungnya.

Meski selalu disibukkan dengan pekerjaan, namun Presiden mengungkapkan dirinya selalu menyempatkan diri untuk berkomunikasi dengan anak cucunya. Misalnya, jika tidak ada agenda kerja di luar kota, ia selalu melakukan video call dengan sang cucu. Baginya, keluarga selalu ada untuk memotivasi, mendorong, dan memberikan semangat.

Advertisements

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.