Kolom Eko Kuntadhi: INDONESIA MENANG(IS)

0
195

Eko Kuntadhi 4Menjelang debat Capres, tim Prabosan menarik kembali dokumen visi-misi yang sudah diserahkan ke KPU. Lalu menggantinya dengan yang baru. Yang aneh, visi-misi mereka yang baru sekarang mirip visi-misi pasangan Jokowi-Makruf. Gak ada bedanya secara subtantif. Sementara visi-misi mereka sebelumnya, apalagi program, cenderung bombastis dan ngedabrus. Jika debatnya nanti hanya seputar visi-misi, ya pasti gak enak. Yang dibicarakan gak jauh-jauh beda. 

Bedanya yang paling kentara, Prabowo baru merencanakan, Jokowi sudah menancapkan pondasinya duluan. Sudah mengerjakan.

Yang paling seru adalah, Prabosan juga mengubah tagline-nya. Dari ‘Indonesia Adil Makmur’, menjadi ‘Indonesia Menang’. Kayaknya mereka baru sadar. Prabowo Sandi memang gak akan bisa membawa Indonesia yang adil. Apalagi sampai makmur. Makanya tagline mereka diganti. Mereka hanya mau menang. Gak peduli bisa adil apa gak. Gak peduli soal kemakmuran lagi.

Bagaimana agar menang? Ya, dengan segala cara dilakukan. Merampok rumah yang terbakar, misalnya. Bakar dulu rumahnya, rampok isinya. Bikin ribut dulu, baru menggiring rakyat untuk mencoblos.

Jangan heran kalau pendukungnya banyak yang jadi tumbal. Ratna Sarumpaet dikorbankan. Asma Dewi masuk penjara karena hoax. Bagus Bawana Putra baru saja ditangkap karena membuat informasi fitnah surat suara.

Dulu ada Saracen atau MCA. Gerombolan penyebar fitnah profesional. Mereka menghujani medsos dan WA dengan berita bohong dan hoax. Tujuannya mengadu domba rakyat. Agar rakyat marah mendengar informasi palsu. Indonesia rusuh. Dari sanalah kemenangan bisa diraih.

Sebenarnya tagline Prabosan, mau menang melawan siapa? Ya, mereka mau menang melawan kita-kita ini. Melawan rakyat yang masih mencintai negaranya. Yang masih punya pikiran rasional. Yang masih berharap Indonesia maju.

Jika ada yang menang pasti ada yang kalah. Yang menang menari. Yang kalah disoraki. Semangat mencari kemenangan adalah semangat penghancuran. Semakin ingin membinasakan lawannya. Semangat pertempuran. Semangat itu bisa mencabik rakyat dalam suasana saling berhadap-hadapan. Saling menyebarkan kebencian. Saling menikam.

visi missi pilpres 2

Saya bersyukur Jokowi menggunakan tagline ‘Indonesia Maju’. Maju bersama. Bergandengan tangan. Semangatnya melangkah bersama seluruh rakyat. Apapun pilihan politiknya. Apapun agama dan rasnya.

Jokowi hanya ingin mengajak Indonesia melangkah ke depan. Menyongsong kehidupan lebih baik. Adem. Sejahtera. Berkeadilan dan berkemanusiaan. Bukan mangajak bertempur satu sama lainnya. Bukan saling membakar rumah lalu merampok isinya.

Maju berbeda dengan menang. Maju membawa kita pada perubahan lebih baik. Sedangkan menang hanya menjadikan kita bermental agresif untuk menghancurkan saudara sebangsanya sendiri.

“Iya mas. Tagline ‘Indonesia Menang’ rasanya dekat dengan ‘Indonesia Menangis’, ya. Rakyat disuruh bertempur melawan saudaranya sendiri?” ujar Abu Kumkum.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.