AKANKAH JALAN TEMBUS KARO – DELISERDANG BERLANJUT?

Bupati KaroTtinjau Karya Bakti Kodim 0205/TK Jalan Tembus Desa Serdang (Karo - Deliserdang)

0
490
Bupati Karo didampingi Pimpinan OPD terkait bersama Dandim 0205/TK meninjau lokasi jalan tembus Desa Serdang (Kabupaten Karo).

B. KURNIA P.P. KABANJAHE — Bupati Karo (Terkelin Brahmana) melakukan Peninjauan hasil TMMD ke 101 dan Karya Bakti Tahun Anggaran 2018 APBD Karo di Desa Serdang (Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo) [Rabu 30/1]. Ini dia lakukan bersama Dandim 0205/ Tanah Karo (Letkol Inf Taufik Rizal SE) didampingi Kasdim 0205/TK (Mayor Inf Daulat Marpaung), Kepala Bappeda (Ir Nasib Sianturi MSi), Kepala Dinas Perhubungan (Gelora Fajar Purba SH), Camat Barusjahe (Kalsium Sitepu), Sekcam Barusjahe dan para kepala desa di Kecamatan Barusjahe

Menurut Taufik, peninjauan ini, sengaja dilakukan untuk memastikan program lanjutan TMMD KE-101 tahun 2018 yang telah selesai dikerjakan oleh Kodim 0205/TK.

Proyek ini menelan biaya APBD Karo Rp.1,6 Miliyar dengan pengerjaan pembukaan jalan sepanjang 2,7 Km. Lanjutan pekerjaan di akhir tahun 2018 melalui APBD Karo dengan program Karya Bakti menelan biaya Rp.1,5 Miliyar dengan peningkatan jalan sepanjang 2,5 Km, jadi 5,2 km.

Kedua titik ruas jalan ini berbentuk ring road tidak melewati Desa Serdang telah dikerjakan. Hingga sekarang, hasil cek di lapangan menunjukkan akses jalan sudah dibuka sampai pada batas yang ditinjau dengan Bupati Karo.

“Berkisar 5,2 Km dengan lebar 10-12 meter telah selesai dikerjakan,” jelas Taufik.

Mnurut Dandim lagi, sebagaimana yang mereka tinjauh, karya bakti ini sudah hampir rampung pengerjaannya oleh anggota Kodim 0205/TK/ Tinggal sedikit lag agar sudah siap semua.

“Intinya, anggota saya masih bekerja. Setelah sampai di batas kawasan hutan konservasi nanti baru kita berhenti bekerja karena, sesuai spesifikasi yang kami terima dari pihak Pemda Karo, batasnya di tepi kawasan hutan konservasi,” tandas Dandim.

Selanjutnya, Dandim menyampaikan harapannya agar Pemda Karo bersedia melanjutkan peningkatan jalan yang terhenti di kawasan hutan konservasi. Menurut peta, ujung jalan tidak jauh lagi ke Desa Rumah Liang (Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang). Tnggal berkisar 2,5 km lagi.

“Jalan karya bakti ini akan tembus ke rumah Desa Rumah Liang,” ujarnya.

Sementara Bupati Karo (Terkelin Brahmana) mengatakan, Pemda Karo sangat mengapresiasi Kodim 0205/TK yang telah bekerja melalui TMMD ke 101 dan dilanjutkan karya Bakti dengan APBD Karo tahun 2018, sehingga sekarang ini akses jalan sudah dibuka dan sebentar lagi dapat dilalui.

“Tadi saya sudah berjalan sekitar 20 menit bersama Dandim menuju perbatasan wilayah Kabupaten Karo dan Kabupaten Deliserdang. Terbukti jalan ini sudah ada sejak Jaman Belanda. Warga Karo, khususnya yang tinggal di Barusjahe, sudah saling bersilaturhami dengan warga Desa Rumah Liang dan saling berkunjung. Tanda adanya hubungan antar desa sejak lama, terbukti adanya sebuah jembatan di sungai yang sudah terputus. Bekas jembatan masih ada fundasi bangunannya. Masih terlihat,” tandas Terkelin.

Untuk itu, Terkelin menginstruksikan pihak Bappeda agar mengkaji lagi, apakah pembukaan akses lanjutan jalan melalui karya bakti dapat dilanjutkan sampai batas kawasan hutan konservasi, agar akses jalan ini dapat terhubung antara Kabupaten Karo dan Deli Serdang.

Dampak positipnya tentu sangatlah luas. Ini dapat membantu roda perekonomian Kabupaten Karo, bahkan mengurai kemacatan lalu lintas jalan raya Medan – Berastagi. Ini issu yang perlu kita angkat, agar stakeholder dan pemangku kepentingan lainnya, mendukung program jalan alternatif ini.

“Lebih khusus lagi, jalan ini mempersingkat waktu ke Bandara Kualanamu, maupun sebaliknya wisatawan dari Kualanamu ke Danau Toba bisa melalui akses jalan ini,” terang Terkelin.

Di waktu yang sama, Kepala Bappeda Kabupaten Karo (Ir Nasib Sianturi MSi) menjelaskan dan membenarkan karya bakti yang dilakukan oleh Kodim 0205 /TK.

“Sementara ini hanya dapat bekerja sepanjang 2,5 Km sesuai peta dan spesifikasi yang kita keluarkan. Kendalanya masih ada lagi sepanjang 2,2 Km masuk wilayah hutan konservasi, dan semua ini butuh izin ke Menteri Kehutanan. Segera akan kita ajukan surat susulan ke tingkat propinsi, agar pihak propinsi mengeluarkan izin rekomendasi baru untuk kita teruskan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta,” kata Nasib.

Nasib selanjutnya menjelaskan, dalam minggu ini dia akan mengirim suratnya.

“Jika sudah ada kepastiannya, saya akan kordinasi dengan Dandim 0205/TK untuk karya bakti TNI Tahun 2018 selanjutnya,” janji Nasib.

Advertisements

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.