MUSRENBANG DESA GUNG NEGERI KARO PRIORITASKAN DRAINASE

Bupati Karo berpesan dalam Musrenbang Gung Negeri Kabanjahe Prioritaskan Kebersihan dan Drainase

0
121

B. KURNIA P.P. KABANJAHE — Bupati Karo (Terkelin Brahmana SH) didampingi Kepala Bappeda (Ir Nasib Sianturi MSi), Kadis Perkim (Chandra Tarigan), Kadis Kesehatan (drg Irna Safrina Milala), dan Camat Kabanjahe (Frans Leo Surbakti SSTP) meghadiri acara Musrenbang tingkat Kecamatan Kabanjahe di Kelurahan Gung Negeri bertempat di Kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Kabanjahe [Kamis 31/1].

Dalam acara Musrenbang ini, Terkelin menyampaikan isu skala prioritas yang penting dan wajib.

Dia mengharapkan para Kepling dan warga memasukkannya ke program mereka terkait masalah kebersihan, drainase, parit dan lokasi pembuangan air.

“Ini sebenarnya adalah pesan Kemenko Maritim beberapa minggu lalu di Balige, terkait Kabupaten sekitar Danau Toba sebagai KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional),” ujarnya.

Faktor dia tegaskan ulang agar peserta mengutamakan agenda kebersihan.

“Lingkungan tidak bersih menimbulkan penyakit dari parit – parit akibat nyamuk bersarang di sana atau drainase yang sumbat dan penuh sampah,” tandasnya.

Menyahuti banyaknya aspirasi dan usulan para Kepling terkait program kerja di tahun 2019 ini, yang dilontarkan kepala Kepling I sampai Kepling 10, semuanya akan dicatat dan rangkum dalam usulan Musrenbang ini,” kata Kepala Bappeda Karo.

Pemkab menargetkan di tahun 2030, kata Sianturi, Connecting Drainase tuntas. Artinya, semua parit berhubungan satu sama lain dan jelas pembuangannya.

“Begitu pun, saya mengharapkan para Kepling berperan aktif untuk mempersatukan warga,” imbuhnya.

Hal senada yang dikatakan Kepala Perkim (Chandra Tarigan), akan segera mensurvei lokasi saluran air yang sumbat dan tergenang. Diminta para Kepling mendata dan, kemudian mengirimkannya ke Pemkab agar dapat ditindaklanjuti. Soalnya, ada anggaran rumah tidak layak huni di Dinas Perkim.

Solusi sementara, terkait tergenangnya air di beberapa wilayah Kepling, Chandra menyarankan supaya air dialirkan ke tanah yang bersedia menampung air. Solusi ke dua, dibuat sumur serapan dan biopori.

Turut hadir Lurah Gung Negeri (Kecamatan Kabanjahe), para Kepling, warga Kelurahan Gung Negeri.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.