JENDARAS GINTING. KABANJAHE — Hampir setiap tanaman pertanian di Dataran Tinggi Karo saat ini diserang oleh berbagai hama. Itu sebabnya para petani harus rutin dalam penyemprotan anti hama pada tanamannya. Begitu juga dengan tanaman kol, petaninya di Dataran Tinggi Karo (Kecamatan Kabanjahe dan Kecamatan Berastagi) menyebutnya Hama Kupu-kupu.

Sebenarnya bukan kupu-kupu yang memakan buah ataupun daunnya, tapi telur yang sudah menetas menjadi ulat.

Menurut beberapa petani, hama kupu-kupu pada kol ini tidak terberantas karena belum ada obat-obatan pertanian khusus untuk mengendalikannya. Satu-satunya cara hanya pencegahan. Sebelum hama ini menyerang, saat tanaman kol mulai membetuk buah kira kira berumur 1,5 bulan, petaninya harus rutin menyemprot paling tidak 2 atau 3 hari sekali agar hama ini tidak sempat menyerang.

Harga kol di Kabanjahe dan Berastagi saat ini terbilang stabil (sekitar Rp. 1500/ kg). Modal satu batang kol dari mulai tanam sampai panen sekitar Rp 700 dan satu batang menghasilkan panen kol seberat 1,5 kg.

Makan mie istant pakai sayur kol.. Sedap..

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.