Cie …. cie …. ada yang mau bersih-bersih dari Orba? Bapak selius ngatain bahwa sejak Orba pembangunan sudah salah arah dan keliru? Selius lu, Koh? Bukankah dulu Papanya si Bapak yang jadi master mind pembangunan di Indonesia?

Bukankah dulu Soemitro Djojohadikusumo lah yang menjadi begawan ekonomi dari rezim Suharto Orba?

Mosok sama Pak Soemitro sampean tidak kena, Pak? Dikutuk jadi hengpon kapok lu, Pak. Dia itu Papa kamu, Pak. Kok sekarang kesannya Bapak Prabowo malah menyalahkan Rezim Orba yang telah membesarkan Bapak, sih?

Apa dengan bergabungnya anak-anak Cendana malah membuat elektabilitas Bapak semakin nyungsep, ya? Andai benar anda “menyalahkan” Rezim Orba, maka buang dong keluarga Cendana dari Timses Bapak. Berani kah? Saya yakin Bapak tidak akan berani. Karena anda masih “membutuhkan” mereka untuk keperluan kampanye.

Rezim Orba memang banyak kelirunya, Pak. Maka untuk langkah pertama, pecatlah si Jendral yang dulu pernah tersangkut kasus penculikan Mahasiswa 98, di saat Suharto sudah berada di ujung kekuasaan. Jendral itu sekarang menjadi pimpinan partai dan sangat mendukung pencapresan anda.

Berani gak, Pak? Jendral itu adalah satu-satunya jendral kesayangan Orba, sekaligus pernah menjadi menantunya. Jendral itu pernah kabur ke Jordania, untuk menghindari jerat hukum atas segala perbuatannya. Jendral itu terlibat Panama Papers alias penggelapan pajak negara. Jendral itu pula yang perusahaannya di ambang kebangkrutan, karena hutang-hutang yang melilitnya.

Dan Jendral itu sekarang bergelar Jendral Pecatan. Siapkah Bapak Prabowo memecat Jendral Pecatan itu dari Timses Bapak? Saya yakin, Bapak ini seorang pemberani dan akan segera memecat si Jendral Pecatan itu.

Fix, besok akan saya tunggu berita bahwa:

“Capres Prabowo telah mendepak keluarga Cendana dan Jendral Pecatan Subianto, yang berada di dalam tim suksenya.”

Oh, pasti kabar yang emejing warbiasyah.

Salam Jemblem..

Advertisements

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.