Kolom Panji Asmoro: 25 NEGARA PALING KUAT DI DUNIA 2019 (Adakah Indonesia?)

0
223
Foto model Sora Sirulo: ADINDA DINDA
Panji Asmoro Edan
Panji Asmoro

BUSINESS INSIDER SINGAPURE [Sabtu 2/3] merilis peringkat negara-negara paling kuat di dunia tahun 2019 yang bersumber dari US News and World Report, bekerja sama dengan University of Pennsylvania dengan melibatkan lebih dari 20.000 orang responden berdasarkan pendapat mereka terhadap 80 negara yang dijadikan rujukan. US News and World Report beberapa tahun belakangan merilis daftar negara-negara yang dianggap paling kuat di dunia.

Dari 80 negara, diambil 25 negara yang dianggap paling kuat diantara negara-negara lainnya. Hasil itu masih menempatkan Amerika Serikat, Rusia dan Cina sebagai 3 negara teratas yang paling berpengaruh di muka bumi.

Adapun yang menjadi kriterianya adalah melihat pengaruh politik dan keuangan suatu negara, pengaruh internasional dan aliansinya, kekuatan militer, sumber daya alam, ketahanan terhadap konflik dan bagaimana ia bertindak sebagai pemimpin internasional.

Yang cukup menarik pada peringkat tahun ini adalah masuknya Irak ke dalam 25 negara paling kuat. Tak tanggung-tanggung, Irak berada di posisi ke-19, dimana negara itu sebelumnya tidak termasuk dalam daftar 80 negara yang disurvey.

Lalu, adakah Indonesia dalam peringkat negara-negara paling kuat di dunia saat ini?

Berikut nama-nama negara tersebut yang dimulai dari urutan terbawah:

25: Belgia

Belgia berada di peringkat ke-25 pada tahun 2019. Sebagai negara kecil yang sangat maju, Belgia adalah salah satu dari enam negara pendiri UE, dan menjadi tuan rumah organisasi internasional seperti NATO dan Dewan Eropa.

24: Qatar

Qatar kaya akan minyak dan gas, menjadikannya salah satu negara terkaya di dunia. Pendidikan dan layanan kesehatan gratis diberikan bagi warganya, dan negara itu dijadwalkan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Namun Qatar kerap dikritik karena perlakuannya terhadap pekerja migran dan kecurigaan sebagai negara penyandang dana bagi teroris.

Empat negara tetangga Qatar telah melakukan embargo ekonomi terhadap Qatar dan memboikot impornya sejak 2017. Namun Qatar mengatakan bahwa blokade tersebut justru meningkatkan ekonominya saat memasuki pasar baru.

Qatar berada di peringkat 20 di 2018, turun 4 peringkat dari 2019.

23: Spanyol

Spanyol pulih dari krisis keuangan melalui pasar ekspor yang tangguh dan upaya restrukturisasi yang didanai Uni Eropa, catat US News.

Spanyol memiliki pengaruh budaya yang besar melalui pencapaiannya dalam seni dan tari, meskipun gerakan separatis yang tumbuh di wilayah Basque dan Catalonia mengancam kesatuannya, namun Spanyol dianggap mampu mengatasi potensi konflik dalam negeri.

22: Pakistan

Pakistan adalah salah satu negara terpadat di dunia dan memiliki salah satu populasi termuda di dunia. Meskipun konflik dengan kelompok-kelompok ekstremis dan meningkatnya ketegangan dengan India mengenai wilayah Kashmir yang disengketakan telah menghambat perkembangannya, namun kekuatan militernya membuat negara ini masuk ke dalam jajaran 25 negara-negara paling kuat di dunia.

21: Swedia

Swedia telah jatuh dua peringkat dibandingkan dengan 2018, ketika berada di peringkat ke-19.

Sebagai salah satu negara terbesar di Uni Eropa (UE), Swedia adalah pemimpin dunia yang dihormati dalam hak asasi manusia.

Perawatan kesehatan, serta pendidikan tinggi gratis, dan orang-orangnya menjadi orang dengan harapan hidup terpanjang di dunia. Hampir semua sampah Swedia didaur ulang, “kata” US News.

20: Singapura

Singapura adalah salah satu negara terkaya di dunia, dengan lapangan kerja yang tinggi.

US News mencatat bahwa, sebagai “salah satu dari 4 harimau ekonomi Asia, Singapura telah melihat pertumbuhan yang mengesankan dalam beberapa tahun terakhir karena praktik manufaktur dan produksi yang efisien telah membuka jalan bagi inovasi pasar bebas. Singapura juga menjadi salah satu negara terkuat dalam industri elektronik dan farmasi.

Tahun ini Singapura naik 4 tempat dibandingkan dengan 2018.

19: Irak

Irak sebelumnya tidak masuk dalam 80 negara paling kuat di dunia pada 2018, tetapi tahun ini terdaftar sebagai peringkat ke-19.

Meski Bank Dunia mencatat bahwa perekonomian negara ini tidak stabil, namun Irak diketahui merupakan salah satu negara dengan cadangan minyak mentah terbesar di dunia.

Irak adalah anggota organisasi internasional dan regional seperti IMF, Liga Arab, dan Organisasi Kerjasama Islam.

Kemampuan negara ini dalam menumpas ISIS dan menciptakan stabilitas kawasan membuat negara ini langsung melejit dan masuk ke dalam jajaran negara-negara terkuat 2019.

18: Italia

Italia memiliki pengaruh budaya yang besar, dari artis terkenal hingga rumah mode. Ekonomi Italia adalah salah satu yang terbesar di zona euro, meskipun ia jatuh ke dalam resesi pada akhir 2018.

17: India

India adalah negara demokrasi terbesar di dunia, dan memainkan peran penting dalam industri teknologi global.

India juga memiliki pengaruh budaya yang sangat besar. “Industri film yang berbasis di Mumbai, yang dijuluki Bollywood, membuat lebih banyak film panjang daripada negara lain di dunia, catat US News.

India juga dikenal sebagai negara dengan kekuatan militer yang besar dan hingga saat ini masih kerap terlibat konflik dengan negara tetangganya, Pakistan.

16: Turki

Turki menjembatani Eropa dan Timur Tengah yang berarti telah menghadapi pertempuran regional, dan telah menghadapi tantangan internal seperti kudeta militer yang gagal pada tahun 2016.

Negara yang juga sebagai anggota pendiri PBB dan OECD, dan aktif di NATO turun peringkatnya, dimana pada 2018, Turki berada di peringkat ke-14.

15: Australia

Australia adalah negara kaya dengan kualitas hidup yang tinggi dan merupakan anggota dari banyak organisasi internasional terkemuka.

Negara ini telah naik satu tingkat dibandingkan dengan 2018. Saat itu Australia berada di peringkat ke-16.

14: Swiss

Swiss adalah salah satu negara terkaya di dunia dan memiliki salah satu PDB tertinggi di dunia.

Hal ini juga penting untuk sektor perbankannya yang lebih mengutamakan privasi klien daripada banyak negara lain.

Beberapa organisasi internasional terbesar di dunia, seperti PBB, memiliki kantor pusat internasional mereka di Jenewa.

Swiss telah naik tiga peringkat dibandingkan dengan 2018, ketika itu berada di peringkat ke-17.

13: Iran

Menurut US News, Iran telah lama menarik bagi kekuatan global karena lokasinya yang strategis di Timur Tengah dan berlimpahnya pasokan minyak dan sumber daya alam lainnya.

Iran juga dianggap sebagai salah satu negara yang mampu mengembangkan teknologi nuklir baik untuk kepentingan militer maupun untuk kepentingan sipil.

12: Kanada

Kanada adalah negara terbesar kedua di dunia dan memiliki cadangan minyak terbesar kelima di dunia.

11: Uni Emirat Arab

World Economic Forum menilai UEA sebagai negara dengan ekonomi paling kompetitif di dunia Arab. Sementara World Factbook CIA mengatakan bahwa PDB per kapita setara dengan negara-negara Eropa Barat terkemuka berkat cadangan minyaknya.

Ini adalah salah satu negara paling liberal di kawasan itu, dan menghindari kerusuhan yang dihadapi banyak negara tetangganya selama Musim Semi Arab 2011.

Namun peringkat UEA turun satu tingkat dibandingkan dengan tahun lalu.

10: Korea Selatan

Tahun ini peringkat Korea Selatan naik satu tingkat dimana tahun lalu berada di urutan ke-11.

Korsel adalah eksportir ketujuh terbesar di dunia dan ekonomi terbesar ke-11 secara keseluruhan, kata US News. Ini adalah pengekspor teknologi dan mobil utama, dan merupakan anggota dari banyak organisasi internasional seperti G20 dan WTO.

9: Arab Saudi

Arab Saudi adalah negara besar dan kaya, dengan US News menggambarkannya sebagai “raksasa Timur Tengah”.

Arab Saudi juga merupakan ‘rumah’ dua kota suci bagi umat Islam, yakni Mekah dan Madinah dimana jutaan Muslim melakukan perjalanan ritual ibadah setiap tahun dan memberi pendapatan cukup besar bagi pemerintah Arab Saudi selain cadangan minyaknya yang sangat besar yang diekspor ke seluruh dunia.

Kerajaan itu menghadapi peningkatan pengawasan internasional setelah pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi, dan untuk batas kebebasan berekspresi.

8: Israel

US News mencatat bahwa “Untuk ukurannya yang relatif kecil, negara ini telah memainkan peran besar dalam urusan global”.

Israel memiliki ekonomi yang kuat tetapi batas-batasnya sangat diperdebatkan dan menghadapi konflik yang berkelanjutan dengan Palestina dan dunia Arab pada umumnya.

7: Jepang

Jepang adalah salah satu negara yang paling melek huruf dan maju secara teknis. Catatan US News, negara ini memiliki ekonomi terbesar ketiga di dunia.

6: Prancis

Prancis adalah salah satu negara tertua di dunia, dan jangkauannya meluas ke seluruh dunia melalui sains, politik, ekonomi dan mungkin di atas segalanya, budaya, kata US News.

Ekonomi Perancis adalah salah satu yang terbesar di dunia, meskipun US News mencatat bahwa ia menghadapi tantangan domestik termasuk bagaimana ia berurusan dengan terorisme dan sikap terhadap Islam.

5: Britania Raya (Inggris)

US News mencatat bahwa Inggris memberikan pengaruh ekonomi, politik, ilmiah dan budaya internasional yang cukup besar di dunia meskipun pertanyaan dan kecemasan baru tentang peran negara itu di panggung global setelah Inggris memutuskan untuk meninggalkan Uni Eropa.

Masa lalu kolonial Inggris terus meningkatkan pengaruh negara, dan London adalah salah satu kota yang paling banyak dikunjungi di dunia.

4: Jerman

Jerman memiliki populasi terbesar dari semua negara UE, dan memiliki tenaga kerja yang sangat terampil.

Kanselir Angela Merkel menghadapi tantangan untuk kekuasaannya, dan mengundurkan diri sebagai pemimpin partainya, tetapi Jerman terus memainkan peran utama di UE dan organisasi internasional lainnya.

3. Cina

Cina memiliki populasi terbesar di dunia dan ekonomi terbesar kedua di dunia. Bank Dunia telah melihat perkembangan ekonomi yang pesat, tetapi jutaan orang masih hidup di bawah garis kemiskinan di negara itu, catat Bank Dunia .

2. Rusia

Rusia adalah negara terbesar di dunia berdasarkan daratan, dan berbagi perbatasan dengan lebih dari selusin negara.

Pengaruh abadi Uni Soviet, dorongan ekonomi yang berasal dari cadangan minyak dan batubara, dan penekanannya pada militer mungkin dapat menjelaskan kekuatan negaranya.

1. Amerika Serikat

US News menggambarkan AS sebagai “kekuatan ekonomi dan militer paling dominan di dunia”. Negara ini juga memiliki dampak budaya yang besar pada dunia dengan budaya populernya termasuk buku, film, musik, dan acara TV.

Di bawah kepemimpinan Presiden Donal Trump, kebijakan AS telah menimbulkan pertanyaan di seluruh dunia, termasuk dari sekutu terdekat negara itu, tentang arah masa depan bangsa Amerika di panggung global.

* * * *

Itulah nama negara-negara yang dianggap paling kuat di dunia tahun ini berdasarkan rilis BUSINESS INSIDER SINGAPURE.

Terlepas dari parameter yang dijadikan rujukan oleh US News and World Report sebagai lembaga yang membuat pemeringkatan tersebut, tentunya ini mungkin dapat menjadi motivasi bagi negara Indonesia untuk meningkatkan diri menjadi sebuah negara yang lebih diperhitungkan lagi di kancah internasional.

Dengan potensi Sumber Daya Alam (SDA) berlimpah yang kita miliki rasanya tentu tidak sulit bagi kita untuk mampu menjadi sebuah negara yang lebih unggul dalam percaturan dunia.

Pertanyaannya, bagaimana dengan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) kita?

Di saat negara-negara lain memacu ilmu pengetahuan dan teknologi, bahkan berusaha keras untuk menemukan planet lain yang bisa dihuni manusia, disini sebagian dari kita masih terus berkutat dengan keyakinan siapa yang paling benar.

Kemudian banyak orang yang lebih memikirkan balas dendam Tuhan apabila umat-Nya lalai dan Tuhan memberi azab berupa bencana alam ketimbang mengedukasi orang agar tanggap bencana, tanggap terhadap potensi konflik antar sesama anak bangsa yang dapat membubarkan negara, dan lain sebagainya.

Dengan segala perkembangan dan perubahan dunia mestinya kita harus lebih mampu memikirkan keberlanjutan negara ini di masa depan.

Mungkin bagi sebagian orang ada yang merasa tidak perlu terlalu mengacu kepada Iptek, apalagi repot-repot mencari sumber kehidupan lain di luar angkasa karena cukup dengan menjadi orang saleh maka setelah mati kelak akan mendapat balasan dari Tuhan yang jauh lebih nikmat dari apapun.

Kalau keadaan terus begini, jangankan menjadi Macan Asia, menjadi ‘Kucing Asean’ pun rasanya akan sullit bagi negara kita.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.