Skip to toolbar

Kolom Boen Syafi’i: ADAPTASI DAN KESABARAN — Hidup Tak Ubahnya Saat Sedang Beradaptasi

0 0
Read Time:1 Minute, 28 Second

Ya, adapatasi dengan kondisi yang kita alami saat ini. Seperti halnya ketika seseorang yang sudah terbiasa dengan cuaca di Surabaya yang panas, lalu tiba-tiba mereka boyongan ke daerah Tretes yang bercuaca dingin. Selanjutnya, merasa kedinginanlah mereka, sambil berkata ke tetangganya:

“Dingin sekali ya di sini. Anda kok hebat, keluar rumah tapi gak pake jaket?”

Itulah adaptasi, dan jika sudah menemukan ritmenya, maka hidup akan terasa lebih harmoni. Begitu pula dengan kondisi yang sedang dialami saat ini, pasti membutuhkan adaptasi agar manusia tidak kaget, ketika diberi keadaan yang bisa saja tidak mengenakkan.

Jangan melawan, ikuti saja alurnya sambil berusaha (Dalam Bahasa Karo, ikut turihna, Red.). Semakin melawan, maka akan semakin sakit pula rasanya.

Watch this video on YouTube.

Meskipun adapula yang sering menipu dirinya sendiri dengan perkataannya seperti: “Cuaca dingin ini akan berganti dengan kehangatan nantinya.” Padahal hidup itu tidak perlu banyak banyak bermanis kata.

Toh bagi yang sudah beradaptasi, kata-kata bijak akan keluar dengan sendirinya, oleh karena mereka melalui prosesnya. Tapi yang belum bisa merasakan, ya wajar jika suka “ndleming” sendiri dan berkhayal hidup ini harus begini begitu.

Kekuatan manusia bukan terletak kepada kata-kata, namun sejatinya kekuatan manusia itu terletak kepada proses kerumitan hidup dan mereka sanggup bertahan karenanya.

Bisa jadi bakul cilok itu lebih mulia seribu kali dari acara Maiyahannya Cak Nun. Kenapa? Karena bakul cilok itu sudah teruji kesabarannya, baik di kehidupan maupun di saat menunggu pembeli datang. Hal seperti itu belum tentu Cak Nun bisa lakukan.

Bukankah inti dari ajaran Agama itu mempunyai sifat sabar? Lantas kenapa sifat sabar cuma kiasan di mulut saja? Sabar itu untuk dipraktekan, tanpa harus dipamerkan.

“Jangan overdosis kata manis karena kata-kata manis bisa sangat menyakitkan, jika tidak menjadi kenyataan.”

Cie Cie si Jomblo ada yang Baper..

Salam Jemblem..

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: