Skip to toolbar

Kolom Sanji Ono: HANTU PILPRES BERNAMA ESEMKA (Sirulo TV)

0 0
Read Time:3 Minute, 24 Second

Sanji OnoBarusan lihat acara ‘Cerita Indonesia’ di Kompas TV. Kompas mengulas habis soal PT. Solo Manufaktur Kreasi yang dianggap hanya sebagai proyek pamanis bibir menjelang Pilpres. Mulai mesin, casis, body dan segala accesorisnya dibahas lengkap di acara ini.

Terkadang saya gemes dengan Jokowi. Sabarnya beliau itu kelewat batas.

Esemka selalu dijadikan senjata kubu ‘Tukang Ngibul’ untuk menyerang beliau. Mereka bilang salah satu kebohongan nyata Jokowi adalah ‘janji menjadikan Esemka sebagai Mobil Nasional’. Padahal gua ngarep banget pakde teriak: “Eeeh codot, Esemka itu yang nggagas SBY. Bukan gua, Lagian, coba kalian lihat di daftar janji kampanye kami tahun 2014 kemarin. Ada nggak soal Esemka?”

Tapi ngarep pakde ngomong gitu, ya mustahil. Sama mustahilnya ngarep Luna Maya balikan lagi sama Reino Barack.

Jadi, begini ya, bukde. Proyek Esemka itu dimulai tahun 2007. Awalnya bertujuan memberdayakan kemampuan anak bangsa (siswa SMK) yang digagas oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Sekolah Kejuruan Dirjen Dikdasmen pada era Presiden SBY. Menteri Pendidikkan saat itu adalah Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh DEA.

Pak Mantan bukan hanya ingin membuat kendaraan roda 4 berlabel “Mobil Nasional” tapi ingin juga mengembangan tehnologi industri melalui kemampuan siswa-siswa SMK sesuai jurusannya seperti tehnologi otomotif, mesin dan perkakas, elektronik/ komputer, Wood Working dan Peralatan Elektronik Rumah Tangga.

esemka 4

Untuk menunjang kegiatan siswa, pihak Depdikbud merangkul perusahaan-perusahaan sebagai mitra industri seperti Zyrex, Lintop dan Advan untuk Computer, Ahmadi Mesin untuk perkapalan, Agrindo untuk mesin pertanian, Kanzen untuk kendaraan roda dua serta PT AIK dan Jinbei untuk roda 4.

Nih bukti kalau program Esemka itu di Inisiasi di zamannya Pak Mantan : https://nasional.tempo.co/…/nuh-siapkan-mobil-esemka-…/full…

Bahkan di berita Tempo itu disebutkan Esemka untuk roda 4 sudah melewati 2 fase dan saat ini sedang masuk ke fase ke 3 yakni fase uji. Baik uji lapangan maupun uji emisi. Jika fase ini sudah dilewati, barulah masuk ke fase komersialisasi. Mendikbud juga berencana akan menghadiahkan produksi pertama Esemka untuk SBY dan Budiono.

Seiring berjalannya waktu, ide Mobil Nasional banyak mendapat cibiran dari berbagai Pihak. Nah, di saat Pak Mantan cs mulai cuci tangan karena menganggap program ini akan Gatot alias Gagal Total, munculah Jokowi sebagai penyelamat muka mereka.

Saat itu, Mendikbud menunjuk Kota Magelang dan Solo sebagai basis pengembangan Esemka roda 4. Jauh sebelum program ini digaungkan, Solo memang sudah menjadi basis pelatihan anak-anak SMK khususnya jurusan Otomotif. Salah satu bengkel terkenal di Solo yang sering memberikan pelatihan untuk anak-anak SMK adalah Sukiat Motor.  Akhirnya Sukiat digandeng untuk mengembangkan SMK.

Nah, karena saat itu Jokowi sebagai Walikota Solo, beliaulah yang meng- endorse Esemka. Pakde adalah kepala daerah pertama yang menjadikan Esemka sebagai mobil dinas untuk kegiatan kesehariannya.

esemka 2

Apakah cuma Jokowi yang mempopulerkan SMK? Oh, tidak Ferguso. Capres idola kalian juga pernah ikut numpang tenar soal Esemka. Pada saat kampanye Pilpres 2014, Prabowo mengatakan akan menjadikan Esemka sebagai Mobil Nasional bahkan secara pribadi akan memborong mobil Esemka.

Apakah gua hoax? Tentu saja tidak. Gua nggak kayak RG yang suka membual dengan hoax-hoaxnya, ini beritanya: https://www.viva.co.id/…/304493-kampanye-pilpres-prabowo-pa…

So, apa kesimpulannya?

Esemka itu bukan hantu yang muncul hanya pada waktu menjelang Pilpres seperti yang kalian fikirkan. Esemka saat ini perlahan namun pasti akan menjadi Perusahaan Nasional yang akan melahirkan produk-produk mobil berkualitas. Logika sederhananya, kita mampu membuat panser, kapal perang sampai pesawat, masak buat mobil aja nggak bisa?

Presiden Jokowi mendukung semua usaha anak bangsa untuk maju, Buka Lapak, Gojek, Toko Pedia atau Traveloka adalah contoh perusahaan yang bisa besar karena dukungan beliau. Membuat mobil itu mudah, tapi menjadikannya sebagai Mobil Nasional itulah hal yang sulit, Mobil-mobil Jepang, AS dan Eropa yang puluhan tahun sudah merajai aspal dalam negeri tentu tak bisa menerima begitu saja kehadiran Esemka.

Jadi, kalau ditanya kenapa Esemka lama produksinya, yah, karena banyak masalah yang harus difikirkan dan diselesaikan. Mulai Type, Hak Paten, Pangsa Pasar, dan lain-lain.

Watch this video on YouTube.

“Tapi, mas, walau videonya udah ada dan bisa dilihat, kenapa tetangga sebelah masih nggak percaya yah soal Esemka?” Tanya, Dek Nur.

Dengan nafas berat gua jawab: “Karena dungu itu tak berbatas, sayang…”

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: