Skip to toolbar

Kolom Riah beru Ginting: HASIL PERTANIAN KARO

0 0
Read Time:47 Second

Kabupaten Karo-North Sumatera adalah penghasil pertanian karena mayoritas penduduknya adalah Bertani bahkan ada Petani Berdasi. Harga sayur mayur dan buah-buahan ditentukan oleh hukum permintaan di pasar dan sering sekali Petani mengeluh karena harga hasil pertaniannya sudah di bawah biaya produksi.

Bahkan tak jarang saya dengar dan lihat ada petani membiarkan hasil tanamannya membusuk di Ladang karena rugi.

Bagaimana cara mengutakatik sisi permintaan hasil pertanian di Kabupaten Karo sehingga permintaannya bisa melebihi penawaran, sehingga para petani di sana menjadi lebih sejahtera? Adakah kebijakan Pemda (Pemerintah Daerah) yang kreatif bisa berdampak atau berpengaruh kepada sisi permintaan?

Au ah elap, saya kan hanya pengamat mosok saya yang mikirin? Jadi siapa yang mikirin?

Yang mikirin adalah 5 pasang calon Bupati dan wakil Bupati yang lagi kampanye sekarang demi terpilih pada Pilkada Desember 2020. Jangan berharap banyak kepada Bupati sekarang karena akan lengser dalam waktu dekat.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: