Skip to toolbar

Kolom Boen Syafi’i: INDONESIA MILIK KITA

0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

Dulu si budayawan rambut gondrong yang hobi ngegosip sambil kebal kebul hingga larut malam pernah berkata: “Khilafah itu bikinan Tuhan gak percaya khilafah auto kapir.” Satunya lagi: “Jika gak percaya khilafah maka anda menantang berkonflik dengan Tuhan.” Piye? Demi menggempur Jokowi, si budayawan rela merendahkan harga dirinya serendah-rendahnya di hadapan para pimpinan Kadrun.

Padahal, dulunya si budayawan ini terkenal sangat plural.

Si budayawan sekarang sudah beda, berubah menjadi sailor moon dengan kekuatan datang bulannya. Baginya, musuhmu adalah musuhku juga. Jadi, peduli setan jika harus bergabung dengan kelompok khilafah, yang penting musuh bebuyutan dari junjungannya bisa dijungkalkan secepat mungkin.

Anjay sekali, vukan?

Selaras dengan si budayawan gondrong, gerombolan khilafah selalu mengklaim bahwa Indonesia itu milik Tuhan. Lah?! Lainnya cuma ngontrak keleeesss? Ah, saya kok mendugem- dugem dan mencium bau amis darah di doktrin yang mereka kembangkan ini, ya?

Kenapa? Bisa jadi ini adalah bentuk legitimasi untuk perilaku buruk yang kelak akan mereka perbuat. Seperti kelak di saat melakukan tindakan pembunuhan, penjarahan, perampokan, kepada orang-orang yang tidak seiman dan yang tidak sepaham.

Dan lagi, doktrin yang mereka kembangkan ini semata-mata hanya untuk merayu banyak manusia yang mabuk agama, agar mau “jihad” atas dasar tafsiran mereka.

Tafsirannya apa? Ya, itu tadi, menyelamatkan apa yang jadi milik Tuhannya, meskipun harus ditempuh dengan cara kejahatan. Horror, kan? Tuhan bagi mereka hanyalah sesosok yang lemah tak berdaya, karena masih butuh bantuan dari mereka.

Indonesia bukan milik Alloh saja, tetapi Indonesia juga milik Yesus, milik Buddha, milik Dewa Shiwa, milik Dewi Kwan In, milik Gusti Ingkang Murbo Amiseso.

Pastinya lagi, Indonesia ini adalah milik kita semua, bukan milik kaum yang berasal dari satu agama saja.

Ahsudahlah..

“Cak, kalau Istri di rumah itu milik Tuhan apa milik saya, ya?”

Yo jelas milikmulah, Di, Paidi. Kalau Istrimu milik Tuhan? Tentu saat keliyen wikwik pasti dikirimi tsunami olehNya. Lha, wong Tuhan cemburu og.

“Weladalah …. Lalu Tuhan atine ambyar dan nyuruh Didi Kempot nyanyi yo Cak?”

Ho’oh..

Salam Jemblem..

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: