Skip to toolbar

Kolom Edi Sembiring: MEREKA KE ISTANA BUKTIKAN NEGARA HADIR UNTUK RAKYAT — Petani Karo Berjalan Terus

Read Time:2 Minute, 11 Second

Hari ke 18 (Minggu 12 Juli 2020)

Soekirman (Bupati Sergai) mengatakan: “Hari ini ada 170 petani dari Kabupaten Deli Serdang yang berjalan kaki ke Istana Negara. Mereka ke Istana Negara membuktikan negara hadir untuk rakyat, karena mereka sedang berkonflik dengan salah satu PTPN. Mereka sudah sampai di Riau. Saya bilang, Pancasila harus dibuktikan di sepanjang jalan. Sila yang mana?”

“Sila ke 2 dan ke 5,” kata Soekirman. Berikut ini adalah seruan Soekiman lebih lanjut.

Namun, yang mereka alami, hanya untuk berteduh saja, Pak Bambang (Ketua MPR), mereka diusir dari stadion atau Kantor Camat. Tidak semua aparatur itu merasa mereka itu sebagai akyat Indonesia juga, yang sedang menuntut keadilan.

Saya mohon kepada Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia), mohon Pak Sekjen, diberitahukan kepada semua bupati, di sepanjang provinsi Riau, di sepanjang provinsi Jambi, sepanjang Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, amalkan Pancasila.

Apalah salahnya kalau mereka itu diberi tempat istirahat, syukur-syukur diberi makan. Ini contoh, bahwa masih ada masyarakat yang belum merasa merdeka. Mereka targetkan tanggal 17 Agustus, 170 petani itu sampai di Istana.

Oleh sebab itu saya sampaikan informasi ini kepada pak Bambang selaku Ketua MPR, mari kita contohkan, mari kita buktikan, mari kita amalkan, sila ke 2 dan ke 5 kepada 170 petani yang sedang terlunta-lunta, yang sedang berjalan dengan kakinya sendiri untuk menuju Istana.

Bupati Kabupaten Serdang Bedagai, Ir. H. Soekirman, menyatakan ini disela-sela acara Apkasi dengan MPR RI pada tanggal 8 Juli 2020. Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) melakukan teleconference dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI.

Lalu Bambang Soesatyo selaku Ketua MPR) merespon:

“Saya menghimbau kepada seluruh Bupati tidak boleh kita membiarkan saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan. Jadi kalau ada 170 petani berjalan kaki melewati daerah kita, sebaiknya kita sambut dengan baik, dilayani dengan baik. Bagaimanapun juga, mereka adalah saudara-saudara kita yang sedang memperjuangkan hak-haknya”.

Gutentor Simple Text

Acara pokok pada kesempatan ini adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara MPR dengan Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) untuk memperluas cakupan sosialisasi Empat Pilar MPR RI hingga ke berbagai pelosok daerah. Aplikasi siap bersama dengan MPR RI menyosialisasikan Empat Pilar MPR RI.

Setelah berjalan kaki lebih dari 600 kilometer, hari ini tanggal 12 Juli 2020, 170 petani beristirahat di kantor DPW PKB Riau di kota Pekanbaru.

Ini adalah hari ke-18 perjalanan mereka dari Medan menuju Istana Negara, Jakarta untuk meminta keadilan kepada presiden karena tanah yang mereka tempati telah mengalami penyerobotan oleh PTPN II.

Watch this video on YouTube.
0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: