Skip to toolbar

Boris, Owa Jawa Bali Zoo Dilepasliarkan Ke Alam

0 0
Read Time:1 Minute, 47 Second

ITA APULINA TARIGAN. BALI — Boris, seekor Owa Jawa (Hylobates moloch) jantan berumur 9 tahun yang lahir di Bali Zoo berhasil dilepasliarkan ke habitat aslinya di Kawasan Cagar Alam Situ Patengan, Jawa Barat pada tanggal 25 Juli 2019. Bali Zoo melalui program konservasi “Silvery Gibbon into The Wild”, mentranslokasi satu Owa Jawa pada tanggal 9 Agustus 2018 untuk dititiprawatkan di The Aspinall Foundation di daerah Ciwidey untuk menjalani proses rehabilitasi sebelum dilepasliarkan ke alam.

Kurang dari 1 tahun di The Aspinall Foundation, Boris sukses melewati beberapa tahapan seperti tahap habituasi, adaptasi, tes kesehatan hingga muncul perilaku liarnya.

Sebelum proses pelepasliaran, Boris dipertemukan dengan Inge, Owa Jawa betina, berumur 5 tahun yang merupakan hasil sitaan BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Jawa Baratdan PPS Cikananga untuk mulai proses perjodohan.

Setelah kurang lebih 6 bulan bersama, Boris dan Inge sudah siap untuk dilepasliarkan bersama di alam. Kedua pasangan Owa Jawa ini dilepasliarkan secara bersamaan di Cagar alam yang luasnya sekitar 128 hektar, pemilihan cagar alam ini sudah dikaji oleh Tim BKSDA dan The Aspinall Foundation sehingga nantinya kedua Owa Jawa tersebut dapat berkembangbiak dengan baik disana.

“Bali Zoo berharap suksesnya program Silvery Gibbon into the Wild akan dapat meningkatkan populasi Owa Jawa di Jawa Barat habiatat aslinya. Conserve selalu menjadi satu dari 3 moto Bali Zoo yaitu Love, Conserve, Share.

Dengan adanya program ini, Bali Zoo percaya akan menjadi motivasi untuk melestarikan spesies-spesies lainnya, mempertahankan ekosistem satwa, meningkatkan kesadaran publik mengenai tingkat kepunahan satwa dan menurunkan angka perburuan liar” ujar Lesmana Putra, General Manager Bali Zoo.

Owa Jawa merupakan satwa endemik Indonesia yang terancam punah dan saat ini populasinya terhitung kurang dari 2500 di alam liar. Hingga saat ini Bali Zoo sudah berhasil melakukan program perkembangbiakan hingga berjumlah 7 ekor Owa Jawa termasuk Boris. Silvery Gibbon into the Wild bukan merupakan program konservasi pertama yang telah dilakukan oleh Bali Zoo.

Program konservasi Bali Zoo yang pertama dimulai pada Mei 2016 ketika Bali Zoo melepasliarkan 50 anak penyu Oliver Ridley ke laut. Program konservasi kemudian dilanjutkan dengan melepasliarkan 9 landak ke Pura Batu di Silakarang, Tabanan dan lima rusa ke Taman Nasional Bali Barat.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: